Fakta Menarik di Balik Sejarah Hari Buruh 1 Mei! | Breaktime
Fakta Menarik di Balik Sejarah Hari Buruh 1 Mei!
01.05.2017

Tanggal 1 di bulan Mei adalah hari yang penuh dengan kontradiksi, B’timers. Satu kelompok menuntut dan memprotes hak mereka sebagai buruh. Sementara kelompok yang lainnya merayakan kehangatan yang datang bersamaan dengan dimulainya musim semi.

Pada akhir abad ke-19, para pemimpin kaum sosialis memperjuangkan kewajiban buruh untuk bekerja selama 8 jam. Dan karena itulah mereka melakukan protes secara global. Sejarah mulainya Hari Buruh adalah pada tanggal 1 Mei 1890, B’timers.

Fakta Menarik di Balik Sejarah Hari Buruh 1 Mei! | Breaktime
Hari Buruh selalu diwarnai dengan unjuk rasa

Nah, sejak tanggal itulah, setiap 1 Mei, diperingatilah Hari Buruh internasional atau yang lebih dikenal May Day. Hari yang penuh semangat ini menjadi awal mulanya kebangkitan gerakan Occupy di Amerika Serikat. Namun benarkah seperti itu sejarah dari 1 Mei sebagai Hari Buruh? Selain unjuk rasa dan protes yang diungkapkan para buruh, ada sejarah unik dari May Day, lho!

Baca juga: KISAH 4 ANAK TRAVELING SENDIRI INI BIKIN TEGANG!

Festival musim semi kuno yang berasal dari belahan bumi utara ini merupakan hari libur astronomi para masyarakat. May Day berkaitan dengan kekuatan dari matahari yang semakin meningkat karena masuk masa di mana udara lebih hangat, yaitu musim semi.

Fakta Menarik di Balik Sejarah Hari Buruh 1 Mei! | Breaktime
Perayaan tradisional May Day untuk sambut musim semi

May Day sebagai perayaan yang paling dikenal saat ini adalah tradisi dari abad pertengahan yang berupa dancing the maypole dance, B’timers. Gadis-gadis muda berdiri melingkari sebuah tiang yang dihias oleh pita warna warni. Mereka akan menari mengelilingi tiang tersebut sambil menggenggam pita-pita itu.

Baca juga: ADA HAL MENGEJUTKAN DI BALIK TRADISI ULANG TAHUN

Tiang yang digunakan di dalam perayaan May Day ini tidak bertekstur halus. Hal ini dimaksudkan untuk mewakili sisi maskulinitas. Sementara hiasan bunga, karangan bunga dan juga pita yang ditambahkan di tiang sebagai lambang dari sisi feminin.

Perayaan kesuburan pada saat May Day yang mengantarkan para pasangan menenggelamkan dirinya di ladang serta hutan untuk menggulung jerami. Tradisi ini menjanjikan datangnya kelimpahan anak-anak. Tradisi satu ini erat kaitannya dengan tradisi pergaulan bebas sebagai bentuk positifnya suasana hati.

Baca juga: INI ALASAN MENGAPA CAMPING BISA MENGUBAH HIDUP!

Dan meskipun tradisi perayaan May Day begitu lekat dengan masyarakan abad pertengahan, tapi pada kenyataannya perayaan ini sempat dilarang untuk dilakukan, lho, B’timers. Perayaan May Day dimulai pada tahun 1600-an. Dan tahun 1940, Gereja mengeluarkan peraturan untuk tidak berpesta pora.

Fakta Menarik di Balik Sejarah Hari Buruh 1 Mei! | Breaktime
Unjuk rasa menuntut hak yang dilakukan para buruh

bahwa pada tanggal 1 Mei merupakan kesempatan emas bagi peri-peri untuk melakukan perjalanan ke bumi. Sementara ada juga yang percaya, mencuci wajah dengan embun 1 Mei, bikin wajah cantik.

Jika pada saat Halloween anak-anak berkeliling dengan membawa keranjang untuk wadah permen dan coklat, tidak jauh berbeda dengan perayaan May Day, B’timers. Keranjang berisi permen atau manisan diletakkan di depan pintu. Namun sayangnya tradisi satu ini telah ditinggalkan sejak akhir abad ke-20.

Bagi warga Italia, May Day adalah hari yang paling indah dari semua hari di sepanjang tahun. Sementara di Hawaii , May Day yang dikenal sebagai Lei Day, sejak tahun 1928 dijadikan hari perayaan datangnya musim semi.

May Day jika diucapkan memiliki intonasi yang sama dengan mayday, sebuah sinyal tanda marabahaya yang dikenal secara internasional, B’timers. Well, memang tidak ada hubungannya dengan Hari Buruh internasional. Namun termasuk sejarah unik dari May Day, kok. (NO)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE