Fakta-Fakta Menarik tentang Ludruk Jawa Timur | Breaktime
Fakta-Fakta Menarik tentang Ludruk Jawa Timur
02.07.2016

Ragam budaya yang ada di Indonesia memang sangat kaya. Setiap provinsi mempunyai keunikannya masing-masing. Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia punya mulai dari adat, kuliner, hingga kesenian. Kini kita akan membahas salah satu kesenian dari Pulau Jawa, yakni ludruk. B’timers warga Jawa Timur tentu sudah tak asing dengan ludruk. Nah, kalau fakta-fakta tentang ludruk berikut ini, sudah tahu, belum?

Berasal asli dari Jawa Timur

Selain Reog Ponorogo, Jawa Timur yang kental budayanya juga punya kesenian ludruk yang menghibur. Ludruk sendiri merupakan sejenis drama yang disajikan dengan dialog bahasa Jawa. Dengan tema kehidupan sehari-hari, terselip tari dan humor dalam ludruk, serta iringan gamelan untuk backsound.

Ludruk memiliki genre

Wah, seperti musik yang punya genre pop, rock, jazz, punk dan lain-lain, ludruk juga sama dengan kesenian lainnya dan memiliki genre. Dalam seni tradisional ini, terdapat tiga jenis genre yang bisa Anda nikmati, yakni cerita, kepahlawanan dan dagelan atau humor.

Fakta-Fakta Menarik tentang Ludruk Jawa Timur | Breaktime
Pentas ludruk yang tengah berlangsung

Semakin sedikit peminatnya

Sama seperti budaya tradisional lain yang terkikis oleh perkembangan zaman, ludruk juga semakin lama semakin berkurang peminatnya. Selain itu, tak adanya penerus kesenian ini jelas membuat ludruk lama-lama hilang sepenuhnya. Dan tentu, ini menjadi pekerjaan rumah buat pemerintah, bagaimana mereka melindungi kesenian yang justru menjadi identitas bangsa.

Ada aplikasi ludruk di Play Store

Mungkin Anda yang tahu ada aplikasi ini bisa dihitung jari. Ya, demi melestarikan budaya yang hampir musnah, tanpa harus menonton Ludruk jauh-jauh ke Jawa Timur, Anda bisa mengunduh aplikasi bernama Kartolo CS: Ludruk Jawa Timur secara gratis. Wah, terima kasih teknologi, ya!

Hm, sepertinya sebagai orang yang sadar akan kekayaan budaya dan ingin turut melestarikannya, B’timers bisa mulai dengan belajar tentang kesenian daerah Anda sendiri. Tingkatkan jiwa nasionalisme Anda! (md)

Share This Article