6 Cara Ini Agar Lebih Cinta Budaya Sendiri! | Breaktime
Belajar Lebih Cinta Budaya Sendiri dengan 6 Cara Ini
16.05.2016

Rajin travelling mau tidak mau membuat kita menjumpai banyak kultur dan budaya. Tak jarang, sebagai wisatawan kita jadi jatuh cinta pada budaya baru yang ditemui. Memang tidak ada salahnya, B’timers. Mengenal budaya luar bisa menambah banyak wawasan. Namun, bukan berarti kita mengabaikan budaya sendiri, bukan? Sebelum mencintai budaya ‘orang lain’, yuk belajar mencintai budaya sendiri terlebih dahulu dengan 6 cara sederhana ini!

Belajar tradisi keagamaan

Perlu diketahui, agama berhubungan dengan bahasa, sejarah dan perilaku pribadi. Menjadi lebih akrab dengan agama yang dianut keluarga atau yang Anda anut sendiri membantu Anda memahami aspek lainnya.

Bicara dengan bahasa nenek moyang

Jika Anda mengenal seseorang dengan  budaya yang sama tetapi memiliki bahasa ibu yang berbeda, minta dia untuk mengajari Anda. Banyak ahli bahasa dan ahli antropologi berpendapat bahwa bahasa membentuk seluruh persepsi kita terhadap dunia.

6 Cara Ini Agar Lebih Cinta Budaya Sendiri! | Breaktime
Makanan tradisional kuno yang masih lestari

Belajar memasak resep keluarga

Tidak pernah terlambat untuk membaca beberapa resep dari buku resep nenek Anda. Aroma dan rasa memiliki koneksi yang kuat untuk memori, lho. Jika tidak ada resep keluarga tertulis, carilah buku masakan tradisional kuno secara online atau cari di pasar loak. Anda bisa menulis resep sendiri dari informasi lisan kerabat Anda.

Berbagi kesenian dengan teman dari budaya lain

Setiap kebudayaan memiliki pakaian, musik, seni rupa, atau dongeng sendiri dengan karakteristik yang unik. Nah, berbagilah hal-hal seperti itu dengan teman dari budaya lain. Secara natural itu akan membuat B’timers semakin mencintai budaya sendiri.

6 Cara Ini Agar Lebih Cinta Budaya Sendiri! | Breaktime
Festival budaya menambah pengetahuan

Berkumpul dengan sesama pecinta budaya

Cara terbaik untuk melestarikan budaya Anda adalah dengan menerapkannya dalam kehidupan. Hal ini bisa dibantu dengan berkumpul di komunitas budaya. Entah itu komunitas pecinta budaya yang sama atau komunitas perkumpulan banyak budaya, keduanya akan membuat tradisi kultural tetap lestari dengan pertunjukan-pertunjukan dan lain sebagainya.

Menghadiri acara budaya

Negara, suku, atau kelompok keagamaan hampir selalu merayakan hari-hari besar atau festival budaya. Nah, Anda bisa mengunjungi acara-acara tersebut untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas pada budaya Anda.

Wah, seru ya, B’timers? Ternyata belajar budaya tidak serumit yang ada di buku pelajaran. Jadi, sudah siap mencintai budaya sendiri, bukan? (nap)

Share This Article