Begini Awal Mula Suku Osing Tempati Banyuwangi | Breaktime
Begini Awal Mula Suku Osing Tempati Banyuwangi
08.06.2016

Bicara soal Banyuwangi, yang pertama kali muncul di kepala adalah suku Osingnya. Meski termasuk suku minoritas di Pulau Jawa, suku Osing cukup populer di kalangan pelancong dari seluruh Indonesia. Banyuwangi tidak hanya memiliki pemandangan yang indah, namun juga unik karena penduduknya yang multi etnis yaitu Jawa, Madura dan Osing.

Tapi sebelumnya, bagaimana asal mula suku Osing menempati Banyuwangi? Baca informasi di bawah ini, ya?

Begini Awal Mula Suku Osing Tempati Banyuwangi | Breaktime
Kegiatan orang Osing

Sejarah singkat suku Osing

Sebenarnya, tidak ada sejarah pasti bagaimana suku Osing menempati Banyuwangi. Pasalnya, suku ini sudah ada sejak lama sekali terutama sejak masa kerajaan Blambangan. Artinya, masyarakat Osing adalah penduduk asli Banyuwangi. Orang Osing banyak dijumpai di Banyuwangi bagian utara dan tengah yang mencakup Kecamatan Banyuwangi, Kecamatan Rogojampi , Sempu, Gelagah Singojuruh, Giri, Kalipuro dan Songgon.

Begini Awal Mula Suku Osing Tempati Banyuwangi | Breaktime
Musik otekan lesung khas Osing yang merdu

Berbeda dengan masyarakat suku Jawa atau Madura, orang Osing memiliki bahasa sendiri yang cukup berbeda dan unik. Bahasa yang disebut bahasa Osing ini merupakan turunan langsung dari bahasa jawa kuno tapi bukan merupakan bahasa jawa karena dialegnya yang berbeda. Ada yang mengatakan bahasa Osing sedikit mirip bahasa Bali.

Dulu, orang Osing memeluk agama Hindu. Namun, setelah Islam masuk ke Pulau Jawa, persebarannya juga cukup cepat di wilayah Bumi Blambangan ini. Akhirnya, kini banyak masyarakat Osing yang sudah beragama Islam. Suku Osing juga masih memegang kepercayaan leluhur dengan mempertahankan ritual-ritual suku seperti Ritual Pecel Pitik.

Well, itulah sejarah singkat suku Osing yang ada di Banyuwangi. Semoga informasinya menambah wawasan Anda, ya! (nap)

Share This Article