Backpacker ke Kyoto, Kota Bersejarah di Jepang | Breaktime
Backpacker ke Kyoto, Kota Bersejarah di Jepang
11.10.2016

Setelah tiga hari di Tokyo (link), saya melanjutkan perjalanan menuju Kyoto, kota yang juga dijuluki City of Ten Thousand Shrine. Perjalanan dari ibu kota Jepang menuju kota Kyoto bisa ditempuh dengan bis malam selama kurang lebih enam sampai tujuh jam.

Selain bis antar kota, perjalanan menuju Kyoto juga bisa ditempuh dengan kereta cepat Shinkansen. Namun karena perjalanan yang saya lakukan ini termasuk budget traveling, saya lebih memilih bis untuk menghemat biaya akomodasi.

Harga tiket bis dari Tokyo menuju Kyoto bervariasi tergantung perusahaan bis yang digunakan, mulai dari 1500 sampai 3000 Yen (sekitar RP 200 ribu sampai 350 ribu). Saya memilih sleeper bus double decker dengan harga 3000 Yen dengan tiket yang saya beli di terminal bis Shinjuku.

Backpacker ke Kyoto, Kota Bersejarah di Jepang | Breaktime
Suasana di terminal bis Shinjuku, ramai tapi tetap bersih dan nyaman

Tips bagi B'timers yang akan naik bis dari Tokyo ke Kyoto, lakukan booking tiket pada H-1 atau H-2 di terminal Shinjuku, terutama pada periode high season (musim semi dan gugur). B'timers juga bisa melakukan booking tiket bis secara online, tapi hanya satu perusahaan bis yang menyediakan website berbahasa Inggris, sisanya menggunakan tulisan Jepang.

Setelah perjalanan overnight tujuh jam dari Tokyo, akhirnya saya sampai di Kyoto Station sekitar jam 6 pagi. Kyoto Station ini sangat mudah dikenali karena berada tepat di seberang Kyoto Tower, landmark kota yang dulunya menjadi ibukota Kekaisaran Jepang selama lebih dari 1000 tahun ini.

Sepintas, Kyoto seperti antitesis Tokyo, dengan suasana kota lebih tenang, tidak sepadat Tokyo, namun dengan fasilitas dan kemudahan transportasi yang sama seperti Tokyo. Ada subway dan bis kota yang bisa B'timers gunakan menuju berbagai destinasi wisata di kota ini.

Backpacker ke Kyoto, Kota Bersejarah di Jepang | Breaktime
Kyoto disebut Kota Sepuluh Ribu Kuil karena banyaknya kuil di penjuru kota

Destinasi di Kyoto

Sesuai dengan julukannya, B'timers akan menjumpai banyak kuil-kuil megah di hampir penjuru kota ini. Dari kuil Fushimi Inari yang terkenal dengan torii-nya, kuil emas Kinkaku-ji, hingga bertemu Geisha di kawasan Gion. Apabila B'timers punya minimal dua hari di Kyoto, kunjungi sejumlah rekomendasi destinasi di Kyoto ini 7 DESTINASI YANG WAJIB KAMU KUNJUNGI DI KYOTO

Akomodasi di Kyoto

Biaya akomodasi di Kyoto relatif lebih murah dibandingkan Tokyo. Untuk penginapan ala backpacker, B'timers bisa memilih sejumlah hostel yang terletak di sekitar Kyoto Station, seperti K's Backpackers Hostel, Kyoto Inn Higashiyama, Guesthouse Kyoto Ekimae, dan Guest Inn Kyoto. Lakukan booking online dari Indonesia melalui situs-situs seperti Agoda dan Hostelword.

Backpacker ke Kyoto, Kota Bersejarah di Jepang | Breaktime
Varian ramen mudah dijumpai di Kyoto, termasuk Ramen Halal untuk wisatawan Muslim

Kuliner di Kyoto

Bagi B'timers penggemar kuliner Jepang, Kyoto adalah tempat yang sempurna untuk merasakan berbagai kuliner tradisional seperti tofu, yuba, kaiseki, shojin ryori, kyo-wagashi, dan yudofu. Selain itu berbagai kuliner yang sudah cukup terkenal juga mudah ditemui di Kyoto, seperti sushi, tempura, soba, udon, ramen, unagi dan okonomiyaki. Bagi wisatawan Muslim, terdapat kedai ramen halal di dekat Kyoto Station. (za)

Share This Article