Awas, Negara Ini Melarang Rokok dan Junk Food! | Breaktime
Awas, Negara Ini Melarang Rokok dan Junk Food, Lho!
18.04.2016

Junk food dan rokok merupakan salah satu gaya hidup yang tidak sehat dan hampir semua orang mengetahui kebenaran tersebut. Meskipun tidak sehat, namun masih banyak yang masih mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol sekaligus menghisap rokok. Tidak hanya itu, minum alkohol pun masih sering pula dilakukan oleh mayoritas penduduk dunia.

Awas, Negara Ini Melarang Rokok dan Junk Food! | Breaktime
Rokok, alkohol, dan junk food adalah sumber gaya hidup tak sehat

Beberapa negara mungkin acuh tak acuh dengan penduduknya yang menikmati junk food, alkohol, dan rokok, tetapi negara lainnya sepertinya kurang bisa menolerir keberadaan tiga hal tersebut. Nanny state adalah sebutan bagi negara yang terlalu mencampuri kehidupan pribadi penduduknya, termasuk melarang konsumsi junk food, alkohol, dan rokok. Negara apa saja? Check this out!

Skandinavia

B’timers harus ekstra hati-hati berkunjung ke negara Skandinavia karena peraturannya cukup ketat. Skandinavia memberlakukan pajak yang cukup tinggi pada penjualan rokok, alkohol, serta makanan yang tidak sehat. Lokasi negara yang diliputi pegunungan Skandinavia yang masih hijau membuat pemerintahnya ingin mempertahankan udara segar dari Skandinavia. Selain itu, populasi yang cukup rendah di negara ini membuat pemerintah tidak ingin ambil risiko memiliki penduduk yang tidak sehat akibat gaya hidup salah.

Finlandia

Finlandia merupakan negara di Eropa yang sangat ketat dalam peraturannya. Negara ini bahkan melarang e-cigarettes sebagai pengganti rokok dan iklan produk alkohol. Tidak hanya itu, negara ini menetapkan pajak yang cukup tinggi pada produk junk food, seperti alkohol, cokelat, minuman bersoda, manisan hingga es krim. Pemberian pajak pada produk yang tidak menyehatkan ini sudah dimulai sejak awal tahun 2014 silam hingga sekarang.

Awas, Negara Ini Melarang Rokok dan Junk Food! | Breaktime
Siap-siap dikenakan pajak tinggi jika ingin makan burger

Inggris

Selain Skandinavia dan Finlandia, ternyata negara Inggris cukup ketat juga, lho! B’timers yang berkunjung ke Inggris harus siap dikenai pajak yang sangat tinggi saat membeli wine dan rokok. Anda akan dibebani pajak sekitar 16,5 persen dari harga rokok yang dijual di Inggris setiap kali Anda membeli rokok di sana. Tidak hanya itu, Anda masih akan diminta membayar $5.66 atau sekitar 75 ribu rupiah untuk rokok yang berisi 20 batang. Bahkan pajak untuk minuman bersoda dan gula juga telah diberlakukan di Inggris.

Negara tersebut memberlakukan peraturan yang cukup ketat karena memang ingin menciptakan negara yang bersih dan nyaman untuk ditinggali hingga bertahun-tahun ke depan. Bagaimana pun sebagai warga negara dan turis yang teladan, B’timers harus tetap menaati peraturan yang ada selama berkunjung sebagai tanda penghormatan pada pemerintah yang telah menciptakan peraturan tersebut. Happy travelling! (ft)

Share This Article