7 Tradisi Masyarakat Maluku Yang Penuh Keunikan | Breaktime
7 Tradisi Masyarakat Maluku Yang Penuh Keunikan
22.02.2017

Maluku merupakan salah satu kepulauan yang ada di timur Indonesia. Maluku juga merupakan provinsi kepulauan terbesar di Indonesia. Maluku sudah ada sejak jaman penjajahan dan dikenal sebagai dataran dengan rempah-rempah terbaik, yaitu pala dan cengkeh. Tak hanya terkenal dengan rempah-rempahnya, semakin hari Maluku dikenal dengan destinasi wisata yang menakjubkan. Mulai dari wisata alam hingga wisata budaya bisa B’timers temui di sana.

Memang potensi wisata Maluku tak kalah dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Wisata alam Maluku yang menjadi favorit wisatawan adalah pantai. Bagaimana tidak, seperti yang disebutkan sebelumnya kalau Maluku merupakan provinsi kepulauan terbesar.

Namun, di samping itu bukan hanya wisata alam yang jadi daya tarik wisatawan. Keindahan Maluku juga bisa dilihat dari kebudayaan yang ada di sana. Breaktime sudah merangkum 7 kebudayaan Maluku yang bisa banget jadi alternatif traveling Anda.

7 Tradisi Masyarakat Maluku Yang Penuh Keunikan | Breaktime
Tradisi makan patita

Tradisi pertama yang ada di Maluku adalah makan patita. Tradisi ini dilakukan sebanyak sekali dalam satu tahun. Diselenggarakan biasanya pada hari-hari besar seperti 17-an, HUT kota, atau acara besar lainnya. Nah, makan patita sendiri adalah tradisi makan bersama yang dilakukan oleh masyarakat dengan menyajikan menu makanan khas Maluku seperti ikan asar, kokohu, patatas rebus, dan masih banyak lagi. Tradisi makan patita ini dilakukan untuk mengenalkan menu khas Maluku dan meningkatkan kekerabatan serta kebersamaan dalam masyarakat.

Pukul sapu jadi tradisi selanjutnya yang ada di Maluku. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat yang ada di Desa Mamala. Dilakukan setiap 7 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Pukul sapu dilakukan oleh para pria dengan bertelanjang dada. Sebelumnya mereka akan dibawa ke rumah adat untuk didoakan. Sapu yang digunakan untuk memukul terbuat dari lidi dan daun pohon mayang dengan panjang 1,5 meter dan diameter lidi 1 – 3 cm.

7 Tradisi Masyarakat Maluku Yang Penuh Keunikan | Breaktime
Tradisi bambu gila

Tradisi yang selanjutnya ini mungkin sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan, yaitu Bambu Gila. Di Maluku, tradisi ini bisa ditemukan di  Desa Liang dan Desa Mamala. Hal yang menarik dari pertunjukan bambu gila ini semuanya harus berjumlah ganjil, termasuk para pemainnya. Pertunjukan ini ada pawang yang berfungsi untuk mengendalikan roh yang dimasukkan ke dalam bambu.

Beralih dari bambu gila menuju malam badendang. Ini merupakan sarana berkumpul keluarga dan membangun kebersamaan dalam masyarakat. Dalam tradisi ini hanya akan menarikan tari-tarian daerah seperti katerji dan orlapei. Acara ini dilakukan selama semalaman.

Tradisi Timba Laor juga jadi salah satu tradisi di Maluku yang harus Anda ketahui. Laor adalah sebutan untuk hewan laut yang mirip dengan cacing dan hidup di karang. Nah, hewan ini nantinya akan dimakan mentah-mentah atau digoreng. Laor mentah akan dicampur dengan cuka, garam, dan irisan bawang merah. Tradisi ini hanya akan dilakukan ketika laor muncul.

7 Tradisi Masyarakat Maluku Yang Penuh Keunikan | Breaktime
Tradisi timba laor

Selanjutnya adalah tradisi cuci negeri yang merupakan desa-desa di Maluku. Negeri dipimpin oleh Bapa Raja atau kita lebih mengenalnya dengan sebutan Kepala Desa. Tradisi ini dilakukan untuk membersihkan tempat-tempat yang dianggap mistis. Biasanya dilakukan pada 27 – 29 Desember.

Satu lagi tradisi masyarakat Maluku yang harus dikenal adalah pela gandong. Tradisi ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan. Pela dilaksanakan untuk mengikat kekeluargaan antar desa. Sedangkan Gandong dilaksanakan untuk yang berbeda agama.

Nah, jadi itulah beberapa tradisi dan budaya Maluku yang perlu B’timers ketahui. Jadi kalau ke Maluku jangan lupa untuk menyaksikan tradisi-tradisi tersebut. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE