Hal Unik Dari Festival Chingay 2016 di Singapura | Breaktime
5 Hal Unik Dari Festival Chingay 2016 di Singapura
05.03.2016

Singapura merupakan salah satu destinasi mancanegara yang paling banyak dikunjungi wisatawan asal Indonesia. B'timers mungkin salah satunya, tak hanya satu kali, tapi beberapa kali jalan-jalan di Singapura.

Menikmati Singapura tak harus pergi ke Universal Studio, berfoto di patung singa, atau wisata belanja di Chinatown. Ada hal seru lain yang bisa B'timers lakukan di Singapura, terutama pada bulan Februari, yaitu Festival Chingay.

Chingay merupakan parade jalanan terbesar di Asia dan sudah menjadi agenda tahunan yang berlangsung dalam suasana Tahun Baru China. Festival ini tak hanya menampilkan budaya Tionghoa, tapi juga pertujunkan seni dan budaya dari berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Karena berlangsung pada bulan Februari, festival ini rentan diguyur hujan lebat. Namun situasi ini tak menyurutkan semangat dan kemeriahan Chingay yang tahun ini mengambil tema 'Lights of Legacy, Brighter Singapore'

Hal Unik Dari Festival Chingay 2016 di Singapura | Breaktime
Festial Chingay 2016 berlangsung di bawah guyuran hujan deras

Berikut beberapa “pelajaran” yang bisa dipetik dari Chingay Parade 2016 di Singapura kali ini.

1. Bawa Payung, Jas Hujan

Festival Chingay merupakan parade jalanan yang sudah pasti digelar outdoor. Karena itu untuk mengantisipasi hujan, bawalah payung atau jas hujan serta pelindung kamera dan alat elektronik lainnya.

2. Bangga Indonesia

Ada perasaan bangga saat kontingen dari Indonesia tampil di hadapan puluhan ribu penonton yang memenuhi tribun sirkuit F1 Singapura. Tahun ini Indonesia diwakili beberapa kontingen dari daerah, seperti Bandung, Jogja, dan Jawa Timur.

Hal Unik Dari Festival Chingay 2016 di Singapura | Breaktime
Penampilan kontingen dari Indonesia di Festival Chingay 2016

3. LED Naga Raksasa

Salah satu penampilan yang paling banyak ditunggu pada festival Chingay tahun ini adalah Naga Raksasa sepanjang 66 meter dengan teknologi LED. Tapi karena hujan lebat, sang naga pun gagal menunjukkan kehebatannya dengan maksimal. Meski demikian, masih ada sejumlah tarian naga khas budaya China yang bisa dinikmati dalam guyuran hujan.

Hal Unik Dari Festival Chingay 2016 di Singapura | Breaktime
Pesta kembang api pada penutupan acara pembukaan Festival Chingay

4. Pesta Kembang Api

Jangan beranjak pergi sebelum parade benar-benar berakhir karena pada akhir acara B'timers bisa menikmati pesta kembang api di langit Singapura.

5. Chingay Tak Hanya di Sirkuit F1

Apabila B'timers ketinggalan event Chingay hari pertama, tak perlu kecewa karena festival ini terus berlangsung tiap akhir pekan di Singapura sampai 12 Maret. Beberapa lokasi di antaranya Ang Mo Kio Park pada 20 Februari, 27 Februari di Sembawang, 5 Maret di Toa Payoh, 12 Maret di Aljunied dan beberapa lokasi lain seperti Tanjong Pagar, Nee Soon, dan Jalan Besar. (ZA)

Share This Article