Travel Guide ke Ikon Medan, Menara Air Tirtanadi | Breaktime
Travel Guide ke Ikon Medan, Menara Air Tirtanadi
29.09.2016

Ya, memang tidak diragukan lagi, jika Kota Medan dipenuhi dengan bangunan-bangunan penuh sejarah, B’timers. Dan salah satu yang tidak banyak diketahui keberadaannya adalah Menara Air Tirtanadi. Sejak dibangun pada tahun 1908 oleh Pemerintah Belanda, menara air ini menjadi ikonnya Kota Medan yang sangat populer. Dan untuk Anda yang ingin mengunjungi bangunan bersejarah satu ini, intip travel guide berikut, ya, B’timers!

Travel Guide ke Ikon Medan, Menara Air Tirtanadi | Breaktime
Kenang-kenangan dari Medan berupa kartu pos

Liburan penuh sejarah di Menara Air Tirtanadi

Well, menara yang dibangun pada zaman Pemerintahan Belanda ini, merupakan penanda penting milik Kota Medan, B’timers. Dan bukannya bangunan bersejarah lain, seperti Istana Maimoon maupun Kantor Pos Medan. Pada saat itu, Menara Air Tirtanadi bukan hanya berfungsi sebagai landmark saja, melainkan juga pemasok air bersih ke seluruh pelosok Kota Medan.

Sayangnya bangunan yang penuh sejarah ini sekarang bahkan tidak begitu dikenal, B’timers. Bangunan lain di sekitarnya mulai bertumbuhan dan menghimpit Menara Air Tirtanadi. Namun di samping tatanan ruang yang sedikit berantakan ditambah kemacetan di sekitarnya, Anda tetap wajib mengunjungi ikon Kota Medan yang satu ini, B’timers.

Menara Air Tirtanadi dulu lebih dikenal dnegan nama Menara Air atau Menara Air di Jalan Pandu. Letak tepat dari menara yang dibangun dengan desain a la Belanda ini berada di Jalan Sisingamangaraja No 1. Tidak sulit untuk mencarinya, kok. Karena Menara Air Tirtanadi tepat berada di persimpangan Jalan Sisingamangaraja, Jalan Pandu, Jalan Cirebon dan Jalan Ani Idrus.

Untuk menuju lokasi, Anda bisa menggunakan becak motor dari Lapangan Merdeka hingga depan Istana Maimoon atau di depan Taman Sri Deli. Nah, tarif untuk sampai ke Menara Air Tirtanadi cukup dengan biaya sekitar Rp 10 ribu saja, B’timers. Jika datang di malam hari, Anda akan mendapatkan suasana yang cukup manis, ditemani lampu-lampu di sekitar lokasi.

Nah, jika ke Medan, jangan lupa dengan destinasi yang satu ini, ya, B’timers? (NO)

Share This Article