Mengatur Budget Saat Diajak Liburan Mendadak | Breaktime
Tips Mengatur Budget Saat Diajak Liburan Mendadak
03.05.2016

Merencanakan liburan jauh jauh hari? Sudah biasa. Hunting tiket murah, cari hotel, listing tempat wisata dan menyusun itinery sampai menabung untuk persiapan membayar semua kegiatan? Hal itupun sudah biasa. Yang tidak biasa adalah mengatur keuangan agar tidak “bocor” ketika diajak liburan mendadak.

Menjelang long weekend ini, banyak tanggal merah yang bisa digunakan untuk “melarikan diri” sejenak dari rutinitas yang membosankan, dan tanpa kita sadari, sebenarnya banyak cara agar budget kita tidak bocor, walaupun tentu saja akan jauh lebih baik bila kita planning jauh-jauh hari. Berikut tipsnya untuk B’timers:

Tidak pernah ada buruknya menabung dana “Happy Happy

Saya sendiri yang berprofesi sebagai Financial Planner, mempunya hobi travelling, dan ketika pos “happy happy” saya habis terpakai, hal paling utama yang saya prioritaskan terlebih dulu untuk “top up” adalah tabungan “happy happy” saya.

Berkorban sedikit dalam belanja harian untuk kosmetik, atau ngobrol di cafe dengan para sahabat, tidak pernah ada jeleknya. Karena, saya sendiri percaya, orang yang paling penting dalam hidup saya adalah diri saya sendiri, so if mama’s happy, everybody’s happy.

Jadi begitu ada kesempatan untuk “mendadak liburan” saya menggunakan habis dana ini, dan tentunya ketika kembali dari liburan harus siap mengisi lagi, karena kalau tidak saya isi, saya sendiri yang akan rugi.

Mengatur Budget Saat Diajak Liburan Mendadak | Breaktime
Nikmati liburan dadakan sepuas-puasnya dengan hati gembira

Gunakan fasilitas kartu kredit Anda

Saya sama sekali tidak menganjurkan untuk mempunyai banyak kartu kredit ataupun menambah kartu kredit Anda, atau untuk memperbesar limit kartu Anda. No, bukan itu.

Yang saya tekankan adalah, bila sudah ada kartu kredit, coba riset lebih teliti lagi, program diskon apa yang mereka punya, apa mereka sedang ada program travelling, atau makan di restaurant, atau hotel, riset dengan saksama. Saya sendiri selalu memanfaatkan fasilitas ini, karena saya selalu mengusahakan untuk membayar on time kalau ada fasilitas kartu yang bisa dipakai, yes, why not?

Cek museum ataupun objek wisata yang free

Ketika saya sedang travelling ke luar kota ataupun luar negeri, free museum adalah hal pertama yang saya riset. Beberapa kota menyediakan tiket masuk dengan harga murah, dan menurut saya itu “worth it”. Selain menyenangkan, museum adalah cara cepat untuk mempelajari culture suatu kota ataupun bangsa. 

Picnic day

Cara menyenangkan lainnya untuk mengisi liburan adalah dengan menelusur taman-taman kota yang cantik, ataupun pantai yang indah. Siapkan kain pelapis untuk duduk-duduk di taman ataupun di pasir, beli sandwich ataupun isi botol hangat Anda dengan kopi yang nikmat dari restoran terdekat, bawa kamera kesayangan Anda, and voila...Liburan pun akan terasa beda, tanpa membuat kantong bocor.

Oleh-oleh untuk kerabat

Orang Indonesia selalu meminta oleh-oleh, dan saya sendiri berpendapat memberikan oleh-oleh kepada kerabat adalah salah satu cara yang hangat untuk memberitahukan mereka, kalau kita ingat mereka walaupun sedang menikmati liburan.

Kalau yang punya dana lebih, the choice are unlimited. Akan tetapi bagi yang dananya terbatas, namun ingin memberikan sesuatu yang berkesan, saya selalu senang browsing ide-ide fotografi. Nah, salah satu yang paling menarik dan kreatif adalah sebagai berikut:

Siapkan nama kawan Anda, tulis tebal tebal di atas kertas yang cantik, pegang kertas tersebut, lalu foto diri anda dengan background pemandangan yang keren, edit dengan menggunakan aplikasi, lalu upload di social media, dan tag kawan anda dengan komentar sebagai berikut :

“Wish you were here”

Salah satu cara yang manis dan on budget untuk memberikan kesan hangat kepada kawan B’timers, bukan?

Selamat liburan :)

(FA)

oleh Fauziah Arsiyanti SE. MM. ChFC

Financial and Small business consultant from

PT Fahima Advisory

www.fahimaadvisory.com

ig :moneyOlogy

Share This Article