Pesona Kebudayaan Kuno di Museum Nasional | Breaktime
Pesona Kebudayaan Kuno di Museum Nasional
03.01.2017

B’Timers, ketika Anda mendengar kata “museum”, apakah Anda dengan segera menghubungkannya dengan sebuah bangunan dengan koleksi-koleksi benda peninggalan di masa lalu yang menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia melawan kependudukan Belanda dan Jepang? Well, hal tersebut memang separuh benar mengingat bahwa perjuangan rakyat melawan penjajah merupakan lembaran yang bersejarah dalam riwayat bangsa ini. Namun ternyata, museum perjuangan bukanlah satu-satunya museum yang ada di Indonesia.

Jauh sebelum penjajahan dimulai, lebih tepatnya pada masa prasejarah nenek moyang bangsa Indonesia telah membangun sebuah peradaban kuno, dan peradaban tersebut pun terus berkembang menjadi kebudayaan kerajaan. Dan ada satu museum yang didedikasikan khusus untuk menyimpan barang-barang peninggalan yang tersisa dari peradaban sebelumnya.

Museum Nasional, atau yang lebih kerap dikenal dengan nama Museum Gajah merupakan sebuah museum yang didedikasikan khusus untuk merawat serta memamerkan peninggalan-peninggalan kebudayaan mulai dari masa prasejarah hingga masa kerajaan dari seluruh pelosok Indonesia. Anda dapat menyaksikan berbagai macam artefak-artefak kuno seperti fosil, menhir, senjata purba, berbagai macam prasasti, arca, dan lain sebagainya.

Pesona Kebudayaan Kuno di Museum Nasional | Breaktime
Inilah salah satu koleksi yang dipamerkan!

Bangunan museum Nasional ini memiliki desain yang khas dengan pengaruh Eropa yang sangat kental dan ditengarai terpengaruh oleh arsitektur bangunan Eropa pada masa Abad Rennaisance. Selain gedung museum utama yang memuat berbagai macam artefak kuno serta arca-arca Hindu-Buddha, Anda juga dapat mengunjungi salah satu bagian dari bangunan tersebut yang dinamakan Gedung Arca. Di Gedung Arca, Anda dapat menyaksikan berbagai macam miniatur kehidupan manusia purba di Indonesia pada masa prasejarah lampau dengan detil patung yang sangat mengagumkan. Selain itu, Anda juga dapat melihat berbagai macam penemuan kerangka manusia purba yang ditemukan oleh para arkeolog. Anda pun dapat melihat koleksi-koleksi sejarah yang digunakan di awal kependudukan bangsa asing di Indonesia, batu prasasti dengan ukiran sansekerta, dan berbagai macam miniatur rumah serta produk kerajinan suku-suku di Indonesia.

Nah, jika Anda ingin melakukan wisata edukasi untuk mengisi liburan Anda dengan mengunjungi museum ini, Anda hanya perlu membayar tiket seharga Rp 5.000,-, dan jika Anda membawa anak-anak Anda hanya perlu menambah biaya tiket seharga Rp 2.000,-/anak. Apabila Anda datang sebagai grup dengan membawa rombongan sebanyak 20 orang, tiap orang hanya perlu untuk membayar Rp 3.000,- dan Rp 1.000,- untuk anak-anak. Harga yang berbeda diberlakukan bagi turis luar negeri, mereka harus membayar Rp 10.000,- untuk mendapatkan tiket masuk. (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE