Wisata & Budaya Di Air Terjun Kanto Lampo | Breaktime
Perpaduan Wisata & Budaya Di Air Terjun Kanto Lampo
13.12.2016

Banjar Kelod Kangin, Kelurahan Beng, Kabupaten Gianyar, Bali mendadak ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara. Ini karena sejak awal tahun 2015 lalu, terdapat air terjun yang membuat banyak pelancong penasaran. Namanya air terjun Kanto Lampo. Sebelumnya air terjun ini hanya diketahui oleh warga desa setempat sebagai tempat mencari batu sebagai bahan bangunan.

Tidak sulit untuk sampai di air terjun ini, B’timers. Anda hanya perlu menempuh jarak 30 km dari Denpasar. Kemudian Anda menuju ke Desa Beng. Selain itu, juga sudah ada petunjuk arah menuju Air Terjun Kanto Lampo.

Fasilitas yang disediakan juga cukup lengkap, seperti tempat parkir yang luas, kamar mandi, dan warung-warung makanan ringan. Nah, saat masuk ke air terjun ini, Anda hanya dipungut biaya masuk sebesar Rp 5 ribu.

Wisata & Budaya Di Air Terjun Kanto Lampo | Breaktime
Nilai artistik alami di air terjun Kanto Lampo. Photo by Kintamani.id

Perjalanannya hampir sama dengan wisata air terjun pada umumnya. Anda harus menuruni ratusan anak tangga untuk sampai di air terjun Kanto Lampo. Meskipun cukup ramai pengunjung, air terjun ini masih punya wisata yang alami dan asri.

Keindahan air terjun inilah yang menjadi pesona. Terdapat batu-batu besar yang dialiri derasnya air. Banyak hal yang bisa dilakukan di sana, seperti berenang, selfie, atau bahkan memancing. Tak hanya itu, di air terjun Kanto Lampo juga terdapat beberapa pelinggih atau tempat suci.

Warga sekitar biasa melakukan Mendak Toya Ning atau mencari air suci dari desa untuk kepentingan upacara Dewa Yadnya atau Pitra Yadnya.

Air terjun Kanto Lampo menjadi perpaduan destinasi wisata alam dan budaya Bali yang sangat indah. Dua hal ini memang selalu melekat hampir di setiap tempat wisata di Bali. Kalau ke Bali, don’t forget untuk mengunjungi tempat ini, ya! (vpd)

Share This Article