Ingin Kunjungi Mojokerto? Ini Guidenya! | Breaktime
Ingin Kunjungi Mojokerto? Ini Guidenya!
18.07.2016

Jawa Timur punya sejuta pesona yang menawarkan pengalaman seru jika B’timers mengeksplornya. Setiap kota memiliki kekhasan tersendiri yang menjadi karakter kota tersebut. Salah satunya seperti kota Mojokerto yang terletak 40 km dari kota Surabaya, dan sebenarnya masih jadi satu area dengan kota metropolitan Surabaya.

Mungkin Mojokerto bukan merupakan salah satu kota wisata populer yang ada di Indonesia. Namun, Mojokerto kental dengan budaya dan sejarah yakni kerajaan Majapahit pada zaman dahulu. Di Mojokerto juga dilewati Sungai Brantas dan terdapat atraksi turis seperti Trowulan.

Transportasi ke Mojokerto

Pergi ke Mojokerto sangat mudah, bisa dengan alat transportasi umum yaitu naik bis atau juga kereta api. Bis yang paling umum adalah yang berangkat dari Surabaya, yaitu terminal Bungurasih. Lalu ada juga kereta api yang bisa Anda pilih untuk perjalanan yang woles dan nikmat. Selain itu, Anda juga bisa berkendara dengan kendaraan pribadi ke Mojokerto, hitung-hitung bisa dipakai keliling kota dengan bebas.

Ingin Kunjungi Mojokerto? Ini Guidenya! | Breaktime
Patung Budha tidur yang ada di Trowulan

Destinasi untuk dikunjungi

Ada banyak destinasi yang bisa Anda kunjungi saat di Mojokerto, seperti Candi Kesiman yang bersejarah dan terletak di desa Kesiman Tengah, lalu ada Museum Trowulan yang merupakan museum arkeologi terkenal di Mojokerto, ada pula Candi Jolotundo yang sekaligus merupakan Petirtaan atau kolam pemandian yang dibangun pada masa kerajaan Kahuripan sebelum Majapahit.

Tempat untuk menginap

Anda tak perlu khawatir soal tempat menginap karena di Mojokerto ada berbagai pilihan hotel dan griya untuk menginap. Mulaid dari Hotel Royal Trawas, Hotel Sekar Putih, Hotel Puri Indah, Hotel Amanda, Hotel Raya Trawas, Griyo Kusumo Indah, Pondok Fanda Gardenia hingga Hotel Sriwijaya.

Nah, ternyata di Mojokerto banyak tempat wisata yang bersejarah, ya? Bahkan, terdapat patung Budha tidur yang terkenal di Trowulan, lho. Jika ke Mojokerto, B’timers bisa lebih banyak belajar tentang budaya dan sejarah, nih. Selamat bepergian! (md)

Share This Article