Yummm…Makan Apel Sepuasnya di Wisata Petik Apel Kota Batu | Breaktime
Yummm…Makan Apel Sepuasnya di Wisata Petik Apel Kota Batu
30.05.2015
Wisata petik apel Kota Batu
Wisata petik apel Kota Batu

Kota Wisata Batu yang terletak di Jawa Timur dikenal sebagai De Klein Switzerland van Java atau Swiss Kecil di Pulau Jawa karena merupakan kota wisata dengan suasana pegunungan berhawa dingin.
 
Selain terdapat berbagai wahana wisata yang bisa dinikmati oleh Anda dan keluarga, Kota Batu juga dikenal sebagai penghasil buah apel. Di kota ini pun kita bisa memetik dan memakan buah apel langsung dari perkebunannya di kawasan pegunungan Panderman.

 

Memasuki area kawasan Wisata Petik Apel di Kota Batu
Memasuki area kawasan Wisata Petik Apel di Kota Batu

Pemandangan kebun apelnya cukup cantik dan segar, dengan latar belakang bukit dan gunung. Ukuran buahnya memang tak terlalu besar, namun jumlahnya cukup banyak, bahkan ketika belum habis memakan satu buah apel pun kita masih bisa memetik buah apel dari pohon yang lain.

Sebelum memetik apel, sebaiknya tanya dulu kepada petugas setempat tentang ciri-ciri apel yang sudah tua karena ukuran apel yang lebih besar bukan berarti buah tersebut sudah matang. Ukuran pohon yang tak terlalu tinggi membuat pengunjung mudah untuk memetik buahnya. Kita diperbolehkan memetik dan memakan buah apel sepuasnya sesuai alokasi waktu yang diberikan, biasanya sekitar 1 sampai 2 jam di area perkebunan.

 

Di area wisata petik apel kita bebas makan dan memetik buah apel sepuasnya
Di area wisata petik apel kita bebas makan dan memetik buah apel sepuasnya

Terdapat dua jenis apel di area perkebunan Kota Wisata Batu, yakni Apel Manalagi dan Apel Rome Beauty. Apel Manalagi merupakan jenis apel yang paling banyak ditanam di kebun petani, warnanya hijau kekuningan, rasanya manis, buahnya agak keras dan namun tahan lama. Buah jenis ini merupakan yang paling banyak ditanam di area perkebunan apel petani Kota Wisata Batu.
 
Sedangkan apel jenis Rome Beauty warnanya merah kehijauan, dengan rasa sedikit masam. Buah apel jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan dasar minuman sari apel yang sering kita jumpai di toko oleh-oleh.

Waktu terbaik untuk melakukan wisata petik buah apel adalah pada bulan Desember, Januari dan Februari. Pada tiga bulan tersebut, persedian buah apel di kebun petani berlimpah. Saat musim kemarau di bulan Juli, Agustus, dan September, persediaan apel agak berkurang. Namun petani apel di Kota Wisata Batu sudah mempersiapkan ketersediaan buah dengan periode kunjungan wisatawan ke kebun apel.


 

Apel Manalagi varian apel yang paling banyak ditemui di kota Wisata Batu
Apel Manalagi varian apel yang paling banyak ditemui di kota Wisata Batu

Setelah puas memetik dan makan apel di perkebunan, kita juga bisa membawa pulang buah apel hasil petikan sendiri atau yang sudah disediakan oleh petugas di keranjang. Apel-apel ini bisa kita bawa pulang dengan harga relatif murah, sekitar Rp 20 ribu per kilogram.
 
Selain menikmati buah apel segar langsung di perkebunan, kita juga bisa belanja oleh-oleh berbagai macam hasil olahan apel, mulai dari selai, keripik, dan sari buah. Pusat oleh-oleh ini bisa kita temui hampir di setiap sudut Kota Wisata Batu.

Share This Article