Yuk, ke Myanmar Sebelum Kena Biaya Pajak Wisata | Breaktime
Yuk, ke Myanmar Sebelum Kena Biaya Pajak Wisata
17.05.2017

Keindahan pagoda dan kuil-kuil tua di area Bagan Archaeological Zone menjadi destinasi utama yang dikunjungi wisatawan di Myanmar.

Apabila B'timers sedang merencanakan liburan ke Myanmar, bersiaplah merogoh kocek lebih dalam,  karena tak lama lagi negara ini bakal memberlakukan tourism tax alias pajak wisata.

Federasi Pariwisata Myanmar (MTF) awal bulan Mei mengumumkan bahwa negara tersebut segera memberlakukan pajak wisata untuk mendanai kegiatan promosi pariwisata Myanmar.

Keputusan ini telah disepakati oleh panitia pengembangan pariwisata di Nay Pyi Taw. Nantinya, setiap wisatawan harus membayar pajak minimal USD 1 setiap malam selama menginap di hotel atau homestay.

Yuk, ke Myanmar Sebelum Kena Biaya Pajak Wisata | Breaktime
Pemandangan kuil-kuil tua di kawasan Bagan

Menurut MTF, pajak wisata merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan uang bagi anggaran promosi pariwisata tanpa harus bergantung pada dana pemerintah. Rencana ini masih dimatangkan dan diharapkan segera berlaku dalam enam bulan mendatang.

Pajak wisata ini nantinya hanya dikenakan pada kunjungan jangka pendek atau kunjungan wisata dengan visa antara 15 sampai 30 hari. Sementara bagi tenaga kerja tidak akan dikenakan pajak wisata.

Meskipun besarnya pajak tidak terlalu tinggi, dengan asumsi USD 1 per malam, maka bila kita menginap tiga malam di Myanmar harus membayar USD 3 atau sekitar RP 40 ribu, namun pajak wisata ini tentu berdampak pada budget wisata ke Myanmar.

Yuk, ke Myanmar Sebelum Kena Biaya Pajak Wisata | Breaktime
Wisatawan harus membayar lebih mahal apabila pajak wisata diterapkan Myanmar

Untuk masuk kawasan Bagan Archaeological Zone, wisatawan asing harus membayar entry pass sebesar USD 30 yang berlaku selama tiga hari. Dengan diberlakukannya pajak wisata kelak, maka B'timers harus menyiapkan dana tambahan sebesar tiga dolar.

Nah, sebelum biaya liburan ke Myanmar lebih mahal, tak ada salahnya B'timers segera berburu tiket promo ke Myanmar daripada kelak harus mengeluarkan biaya lebih untuk pajak wisata, kan?



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE