Festival Domestik yang Wajib Dikunjungi di 2016 | Breaktime
Unik, Inilah Festival Domestik yang Wajib Dikunjungi di 2016
18.01.2016

Memasuki awal tahun 2016, tak ada salahnya mulai mempersiapkan rencana perjalanan ke berbagai destinasi domestik Nusantara. Sejumlah acara kolosal dan festival budaya siap digelar di berbagai destinasi untuk menarik wisatawan domestik maupun internasional, seperti tari, musik, adat dan budaya, hingga kuliner.

Nah, berikut festival-festival pilihan yang bisa menjadi rujukan rencana perjalanan Anda di tahun 2016.

  • Januari: Festival Budaya Asmat di Asmat, Papua

Menampilkan kekayaan budaya Asmat, seperti tari dan musik, membuat ukiran kayu dengan nilai seni tinggi, serta membuat perahu.

  • Februari: Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat

Diadakan 15 hari setelah Tahun Baru Tionghoa. Perayaan utama adalah ritual Tatung, yakni mengusir roh jahat dan kesialan selama setahun ke depan.

  • Maret: Festival Timba Laor di Ambon, Maluku

Laor adalah cacing yang hanya ada di pantai kawasan Maluku dan muncul setahun sekali. Laor tinggi kadar protein, tiga kali dibanding protein ikan dan sumber protein laut lainnya.

  • April: Festival Tidore di Tidore, Maluku Utara

Festival rakyat menampilkan acara dan ritual tradisional, seperti prosesi dowari, serta banyak atraksi budaya lain, antara lain lomba kabate, maku tai (lomba memancing), raib taji besi (atraksi debus), dan ritual lufu dari Kesultanan Tidore.

  • Mei: Festival Teluk Jailolo di Halmahera Barat, Maluku Utara

Festival dan persembahan di lautan luas sebagai sumber kehidupan. Menampilkan lomba selam, renang, dayung, memancing, tari tradisional, foto dan kontes makan ikan.

  • Juni: Festival Danau Sentani di Abepura, Papua

Menampilkan beragam budaya lokal, mulai dari kerajinan lokal, bazar makanan, musik, dan pertunjukan tari lokal.

Festival Domestik yang Wajib Dikunjungi di 2016 | Breaktime
Lombok siap menggelar sejumlah festival budaya di tahun 2016
  • Juli: Yadnya Kasada Bromo di Bromo, Jawa Timur

Pada hari ke-15 Kasada, Anda dapat bergabung dengan masyarakat setempat untuk pergi ke kawah Bromo dan meminta berkah dari sang Dewa Gunung. Sesajen terdiri dari beras, buah, sayuran, bunga, ternak, dan produksi lokal lain.

  • Agustus: Jember Fashion Carnival di Jember, Jawa Timur

Sejak 2003, Jember Fashion Carnival memantapkan diri sebagai acara fashion terbesar di Indonesia. Menyajikan runway sepanjang 3,6 kilometer di pusat kota, dengan parade fashion dan kostum teatrikal menawan.

  • September: Festival Danau Toba di Samosir, Sumut

Merupakan festival terbesar di Sumatera Utara. Pengunjung disuguhi atraksi budaya Batak, seperti tari tortor dan menenun ulos. Juga ada beragam lomba, seperti renang, menyanyi dan paduan suara, hingga peragaan busana.

  • Oktober: Karapan Sapi di Pamekasan, Madura

Acara tahunan karapan sapi memperebutkan Piala Presiden.

  • November: Festival Toraja di Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Sejak 2008, pemerintah daerah mengadakan acara ini untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal, seperti tarian, ritual tradisional, hingga pemainan tradisional.

  • Desember: Festival Gendang Beleq di Lombok, NTB

Gendang Beleq adalah instrumen gendang lokal khas Lombok, umumnya dimainkan masyarakat Sasak.

Itulah destinasi wisata unik berupa festival tahunan yang diselenggarakan berbagai daerah di tanah air. Nah, B’timers siap memasukkannya ke dalam daftar tujuan wisata tahun ini? (ZA)

Share This Article