Traveler Dilarang Sentuh Stupa Candi Borobudur? | Breaktime
Traveler Dilarang Sentuh Stupa Candi Borobudur?
21.08.2016

Apakah B'timers berencana liburan ke Candi Borobudur dalam waktu dekat ini? Dalam waktu dekat akan ada larangan bagi setiap pengunjung untuk memegang patung atau stupa di kompleks candi Buddha terbesar di dunia ini.

Larangan memegang patung dan stupa di kompleks Candi Borobudur ini dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah pada sejumlah peninggalan bersejarah di Candi Borobudur.

Dilansir dari Travel Wire Asia, The Borobudur Conservation Agency yang memprakarsai kampanye untuk tidak memegang stupa dan patung di Candi Borobudur ini mengatakan, "Memegang stupa bisa menyebabkan kerusakan candi, meskipun candi terbuat dari batu,".

Traveler Dilarang Sentuh Stupa Candi Borobudur? | Breaktime
Sejumlah wisatawan duduk-duduk dan berfoto di Candi Borobudur

Selama ini sering dijumpai aktivitas pengunjung yang tidak bertanggung jawab memegang dan menyentuh bagian candi, bahkan menaiki bagian candi hanya untuk sekedar berfoto. Hal-hal seperti ini dikhawatirkan mempercepat proses kerusakan candi.

Selain itu, debu, sampah, dan berbagai limbah yang ditinggalkan wisatawan juga mengganggu keindahan candi yang menurut sejarah pertama kali didirikan pada tahun xxx ini.

Untuk membersihkan polusi yang mengganggu keindahan candi Borobudur tersebut, The Borobudur Conservation Agency tidak menggunakan bahan kimia karena dilarang oleh UNESCO, mengingat Borobudur termasuk salah satu situs budaya dunia warisan UNESCO.

Traveler Dilarang Sentuh Stupa Candi Borobudur? | Breaktime
Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar dan menjadi situs budaya warisan UNESCO

Meskipun belum ada sanksi tegas, hukuman, atau denda resmi yang diberlakukan bagi wisatawan yang menyentuh atau menginjak stupa Borobudur, namun gerakan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran wisatawan akan pentingnya menjaga situs budaya warisan dunia sekelas Borobudur.

Candi Borobudur merupakan candi Buddha dan salah satu monumen Buddha terbesar di dunia, terletak di Magelang, provinsi Jawa Tengah. Borobudur diperkirakan dibangun pada tahun 800 Masehi dan telah beberapa kali mengalami pemugaran.

Borobudur saat ini masih difungsikan sebagai tempat ibadah keagamaan umat Buddha dari seluruh Indonesia dan mancanegara, terutama pada perayaan hari besar Buddha, seperti Waisak. (za)

Share This Article