Thailand Berkabung, Festival Ini Batal Digelar | Breaktime
Thailand Berkabung, Festival Ini Batal Digelar
17.10.2016

B'timers yang merencanakan perjalanan ke Thailand dalam waktu dekat ini -khususnya liburan akhir dan awal tahun- harus memperhatikan berbagai hal terkait kondisi terbaru di Negeri Gajah Putih.

Seperti diketahui, rakyat Thailand sedang berkabung menyusul meninggalnya Raja Bhumibol. Pemerintah Thailand menyatakan satu tahun periode berkabung resmi dan meminta warga Thailand untuk menghindari "pesta" dan "perayaan" lainnya selama 30 hari.

Sejumlah event dan perayaan nasional di berbagai lokasi di Thailand telah dipastikan batal menyusul periode berkabung. Padahal, event-event tersebut merupakan agenda tahunan yang menjadi daya tarik wisatawan asing.

Thailand Berkabung, Festival Ini Batal Digelar | Breaktime
Salah satu festival lampion paling terkenal di Thailand, Yi Peng, batal digelar tahun ini

Festival Illuminated Boat di Nakhon Phanom yang sedianya akan digelar hingga 17 Oktober ini telah dibatalkan oleh panitia, seperti halnya sejumlah festival lain di kawasan timur laut Thailand.

Di wilayah Surin, festival unggulan Surin Elephant Festival pada 11-22 November dipastikan ditunda oleh gubernur setempat sebagai bentuk berkabung atas meninggalnya Raja Bhumibol. Kepastian tanggal baru untuk festival ini akan diumumkan kemudian.

Sementara itu Festival Buddha Prapaskah atau Ok-Pansa yang rencananya digelar pada tanggal 16 Oktober dipastikan batal. Festival tradisi dan budaya ini setiap tahun digelar di Khon Kaen.

Festival besar yang cukup terkenal, Yi Peng di Chiang Mai, juga dipastikan batal. Festival lentera terbesar di Thailand ini rencananya digelar pada tanggal 12-15 November. Pejabat setempat mengatakan bahwa panitia merasa "tidak pantas" menggelar festival selama masa berkabung.

Thailand Berkabung, Festival Ini Batal Digelar | Breaktime
Kuil-kuil Buddha di Thailand tetap buka untuk wisatawan selama periode berkabung

Nah, apabila B'timers berencana mengunjungi Thailand pada periode festival-festival tersebut, ada baiknya B'timers melakukan perencanaan ulang atau menggantinya dengan destinasi lain.

Selama periode berkabung, pusat-pusat perbelanjaan, bandara, transportasi, hotel, serta tempat hiburan tetap buka, namun dengan batas-batas tertentu dan tidak se-glamour biasanya karena warga Thailand sedang berkabung.

Kuil-kuil Buddha yang menjadi daya tarik Thailand juga tetap buka bagi wisatawan, kecuali Wat Phra Kaeo (Temple of the Emerald Buddha) dan Grand Palace yang akan menjadi lokasi Prosesi Pemakaman Kerajaan. (za)

Share This Article