Sumba Awal Juli Sambut Festival Kuda Sandelwood | Breaktime
Sumba Awal Juli Sambut Festival Kuda Sandelwood
08.06.2017

Pulau Sumba di provinsi Nusa Tenggara Timur identik dengan kuda. Hewan ternak yang satu ini sudah menjadi simbol dan maskot khas Pulau Sumba.

Apabila B'timers berencana liburan ke Pulau Sumba pada awal Juli nanti, maka akan bebarengan dengan event nasional, yaitu Festival 1001 Kuda Sandelwood yang digelar di berbagai wilayah Sumba.

Sandelwood merupakan jenis kuda khas Sumba dengan perawakan yang lebih besar dibandingkan kuda-kuda lainnya. Festival ini akan memadukan parade kuda Sandelwood dengan ribuan penenun kain Sumba.

Sumba Awal Juli Sambut Festival Kuda Sandelwood | Breaktime
Bukit Wairinding di Sumba Timur

Awalnya, festival ini dijadwalkan berlangsung pada 24-31 Mei 2017. Namun jadwal festival ini diundur menjadi 3-10 Juli 2017 dengan berbagai pertimbangan, salah satunya bulan suci Ramadhan.

Sesuai agenda yang baru, parade kuda Sandelwood yang pertama akan dilangsungkan pada 3-4 Juli 2017 di Waingapu, Sumba Timur. Kemudian berlanjut pada 5-6 Juli 2017 di Anakalang, Sumba Tengah, 7-8 Juli di Waikabubak, Sumba Barat, dan penutupan di Tambolaka, Sumba Barat Daya pada 9-10 Juli 2017.

Sumba Awal Juli Sambut Festival Kuda Sandelwood | Breaktime
Pemandangan Danau Wekuri di Sumba Barat Daya

Event nasional Festival 1001 Kuda Sandelwood dan Festival 2017 Penenun Kain Sumba ini merupakan upaya pemerintah setempat untuk terus meningkatkan pariwisata Sumba.

Sebelumnya, pulau yang terbagi dalam empat kabupaten ini lebih dulu terkenal dengan Festival Pasola, yaitu upacara perang tradisional dengan melempar tombak kayu dari kuda.

Kuda merupakan daya tarik utama Sumba, disamping pemandangan alam berupa bukit-bukit, pantai, dan desa adat yang relatif masih terjaga keasliannya. Bukit Wairinding dan Pantai Tarimbang di Sumba Timur, Air Terjun Lapopu di Sumba Barat, dan Danau Wekuri di Sumba Barat Daya merupakan beberapa destinasi populer di pulau ini.

Kalau ke Sumba, jangan hanya menikmati wisata alamnya saja, B’timers. Mulailah untuk mempelajari budaya dan tradisinya serta lebih dekat dengan masyarakatnya. (za)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE