Sule Pagoda, Tempat Suci di Pusat Kota Yangon | Breaktime
Sule Pagoda, Tempat Suci Umat Buddha di Pusat Kota Yangon
04.11.2015

Dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Myanmar belum menjadi destinasi pilihan mayoritas wisatawan mancanegara. Namun negara ini punya banyak pesona tersembunyi, mulai dari budaya hingga religi.

Mayoritas penduduk Myanmar yang beragama Buddha membuat wisatawan dengan mudah menemukan pagoda-pagoda di pusat kota Yangon. Salah satu pagoda yang banyak dikunjungi adalah Sule Pagoda. Sebuah pagoda unik yang berada di perempatan jalanan pusat kota, berdiri kokoh di tengah ramainya jalanan dan aktivitas warga Yangon.

Bangunan utama Sule Pagoda atau Sule Paya berada di antara Sule Pagoda Road dan Mahabandoola Road, sekitar lima menit jalan kaki dari Bogyoke Market, sebuah pasar tradisional yang terkenal di Yangon.

Pagoda ini telah berumur lebih dari 2500 tahun dan menyimpan beberapa helai rambut asli dari sang Buddha. Wisatawan lokal bisa masuk dan beribadah di area pagoda tanpa membayar tiket masuk, namun wisatawan asing dikenakan tiket sebesar 8000 Kyat atau sekitar Rp 10 ribu.

Sule Pagoda, Tempat Suci di Pusat Kota Yangon | Breaktime
Kubah emas Sule Pagoda memiliki tinggi hingga 48 meter

Kubah emas yang berada di tengah area pagoda memiliki tinggi kurang lebih 48 meter, berbentuk octagonal atau segi delapan, dan terbuat dari emas. Menurut sejarah, pagoda ini merupakan tempat dimana Raja Ukkalapa mengadakan pertemuan untuk membangun Shwedagon.

Seiring berjalannya waktu, Sule Pagoda tetap dipertahankan sebagai salah satu pagoda yang disucikan di pusat kota Yangon oleh Raja Thayawaddy, meskipun telah berdiri Shwedagon. Hal ini dikarenakan Sule Pagoda berada di lokasi yang strategis, berada di pusat penjuru empat mata angin, dan memiliki makna keagamaan dan keindahan yang artistik.

Sule Pagoda, Tempat Suci di Pusat Kota Yangon | Breaktime
Letak Sule Pagoda sangat strategis di kawasan Downtown Yangon

Sule Pagoda buka setiap hari untuk umum dari jam 4 pagi hingga 10 malam. Umumnya masyarakat lokal datang ke pagoda ini untuk beribadah sementara wisatawan asing menikmati keindahan dan keunikan bangunan pagoda yang dalam bahasa Myanmar disebut Kyaik Athok Zedi ini.

Karena lokasinya yang berada di pusat kota, Sule Pagoda mudah diakses dengan kendaraan umum seperti bis kota atau taksi. Dari lokasi ini wisatawan juga bisa berjalan kaki menuju sejumlah tempat menarik di sekitar Sule Pagoda, seperti Independence Pillar (Tugu Kemerdekaan) di Maha Bandoola Park dan Bogyoke Market. (za)

Share This Article