Sudut Lain Kota New York di Mott Street | Breaktime
Sudut Lain Kota New York di Mott Street
07.11.2017

Sebagai salah satu kota tersibuk di dunia, New York City disebut juga sebagai ibu kota budaya, finansial dan media bagi seluruh dunia. Kawasan metropolitan terbesar dan terpadat di seluruh Amerika Serikat ini menjadi daya tarik bagi warga Amerika Serikat hingga dunia karena banyaknya kesempatan hidup hingga peluang sukses yang ditawarkan di setiap sudut kotanya. Tentu saja, di balik gemerlap kota metropolitan kelas global tersebut juga tersimpan kekejaman New York yang seringkali terkesan tak ramah dan membuat tertekan. Istilah New York minute bahkan diciptakan secara khusus untuk menggambarkan cepatnya kehidupan yang berlangsung di kota tersebut.

Tahukah Anda bahwa di balik kesibukan kota New York yang seakan tak pernah tidur tersebut terdapat suatu kawasan yang menyimpan pesona kecantikan tersendiri? Terhampar dari Bleecker Street di ujung utara hingga Chatham Square di ujung selatan, Mott Street merupakan jalur satu arah yang hanya boleh dilalui oleh lalu lintas yang mengalir ke arah selatan kota New York. Uniknya, Mott Street juga didapuk sebagai “main street” secara tidak resmi bagi kawasan Chinatown di New York. Di jalanan yang cenderung sempit namun tak pernah sepi tersebut, B’timers bisa mendapati romantisme kota New York dari sisi lain.

Kecantikan Mott Street digambarkan dengan gambling ole hella Fitzgerald dalam lagunya yang bertajuk Manhattan: “And tell me what street compares with Mott Street in July? Sweet pushcarts gently gliding by.” Hingga kini, kecantikan yang sedemikian rupa masih bisa Anda nikmati dengan mudah di Mott Street. Siapa sangka ternyata New York tak hanya menjadi rumah bagi gedung-gedung tinggi pencakar langit dan jalanan macet yang dipadati kendaraan dan lorong-lorong suram penuh pejalan kaki? New York melalui Mott Street menawarkan sisi romantis yang tentunya jarang B’timers ketahui di layar kaca.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Pesona Obyek Wisata di Pulau Komodo

Suasana klasik Mott Street di New York tentunya makin menawan untuk dinikmati pesonanya di sore hari saat mengunjungi deretan toko mungil dan restoran unik di sepanjang jalan. Mulailah penelusuran Anda di Mott Street dari sudut Mott and Prince, tepatnya di sisi selatan Houston Street. Tak ada salahnya mengawali hari dengan menu sarapan atau brunch di Café Gitane. Tak perlu terkejut karena seperti halnya dengan mayoritas kafe di Mott Street, Café Gitane relatif mungil sehingga Anda harus datang pagi agar tidak terjebak antrean. Nikmati momen makan pagi Anda yang istimewa dengan sajian hidangan ala Prancis-Maroko.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Destinasi Wisata Asia bagi Hobi Anti-Mainstream

Beberapa menu yang tak boleh Anda lewatkan di Café Gitane di antaranya ialah baked eggs, avocado toast, hingga yang paling populer belakangan ini moroccan couscous. Apabila Anda enggan mengantre terlalu lama, Anda bisa beralih ke kafe yang tak kalah uniknya yang etrletak di seberang jalan. Emporio merupakan tempat makan Italia yang terkenal sebagai tempat makan favorit di Mott Street untuk acara makan bersama orang banyak. Momen sarapan Anda tak akan mengecewakan dengan berbagai hidangan khas Italia yang bisa Anda nikmati dengan mudah tanpa perlu mengantre. 

Sudut Lain Kota New York di Mott Street | Breaktime
Butik Oroboro di Mott Street, New York

Usai mengisi perut, kini saatnya Anda mengunjungi indie boutique bertajuk Oroboro. Bermula sebagai butik unik dengan nama Williamsburg’s Beautiful Dreamers, butik tersebut dimiliki oleh April Hughes, seorang stylist. Butik Oroboro menawarkan suasana belanja yang tak biasa dengan beragam koleksi produk fashion bernuansa etnik dan inspirasi wanderlust. Suasana homey yang sama juga bisa B’timers temukan di toko mungil bertajuk Warm. Toko milik sepasang suami-istri bernama Rob Magnotta dan Winnie Beattie tersebut menawarkan suasana ala Gypsi lewat beragam koleksi busana yang bernuansa hangat nan hippies.

Sudut Lain Kota New York di Mott Street | Breaktime
Elizabeth Street Garden

Jangan lewatkan pula suasana syahdu di sore dengan bersantai menikmati atmosfer klasik khas Eropa di Elizabeth Street Garden. Makan malam khas New York bisa Anda dapatkan di Lombardi, salah satu gerai pizza pertama di Amerika Serikat yang pertama kali beroperasi pada tahun 1905. Uniknya, gerai pizza yang satu ini masih menggunakan batu bara untuk memanggang pizza. Tentu saja, sangat rugi apabila Anda hanya memesan seiris pizza di Lombardi karena B’timers akan melewatkan sensasi makan seloyang pizza di kedai bersejarah yang satu ini. Akhiri malam Anda di Mott Street dengan menikmati afternoon cocktail di Mother’s Ruin atau Rintintin.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Pesona Tersembunyi Pulau Terkecil di Indonesia

Sebagai salah satu jalanan utama di Chinatown New York, Mott Street juga memiliki kedai Chinese food terbaik bertajuk Shanghai Cafe Deluxe. Nikmati pula suasana akulturasi ala New York dengan bersantap di kafe Two Hands yang bernuansa Australiana, atau memesan chai matcha di kafe Cha Cha Matcha nan Instagrammable. Siapa bilang New York selamanya muram dan membosankan khas kota metropolitan? (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE