Simak Kalender Festival Adat Pulau Dewata 2017 | Breaktime
Simak Kalender Festival Adat Pulau Dewata di 2017
11.01.2017

Liburan kembali ke Pulau Dewata rasanya tak akan bosan karena destinasi paling populer di Indonesia menawarkan beragam atraksi wisata yang menarik, mulai dari pantai, kuliner, adat budaya, hingga hiburan.

Apabila B'timers berencana kembali berlibur ke Bali tahun ini, berikut sejumlah agenda wisata di Pulau Dewata yang bisa menjadi acuan dan persiapan rencana liburan anda sekeluarga.

Januari

Masyarakat Hindu Bali melakukan sejumlah kegiatan spiritual pada bulan purnama. Untuk bulan Januari, salah satu pura yang ramai dikunjungi untuk bersembahyang pada saat bulan purnama adalah Pura Jagatnatha. Hari Saraswati pada 21 Januari diadakan untuk memuja Dewi Saraswati sebagai dewi ilmu pengetahuan dan seni.

Februari

Tanggal 27 Februari tahun ini bertepatan dengan ulang tahun kota Denpasar ke-229. Serangkaian acara akan digelar untuk memeriahkan momentum tersebut, seperti Grand Final Duta Pariwisata Kota Denpasar. Untuk awal bulan, wisatawan bisa melihat acara Tumpek Landep pada 4 Februari, yaitu hari raya pemujaan Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya Taksu.

Simak Kalender Festival Adat Pulau Dewata 2017 | Breaktime
Tanah Lot merupakan salah satu lokasi perayaan upacara adat masyarakat Bali

Maret

Hari Raya Nyepi tahun ini jatuh pada tanggal 28 Maret. Sebelum Nyepi, diselenggarakan upacara untuk mengusir Buta Kala berupa pawai ogoh-ogoh yang diarak keliling lingkungan dan kemudian dibakar. Saat Nyepi, umat Hindu di Bali akan melaksanakan empat pantangan yaitu tidak menghidupkan cahaya, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak ada hiburan.

April

Wisatawan bisa merasakan suasana Hari Raya Galungan yang jatuh pada tanggal 4 April. Galungan merupakan peringatan atas terciptanya alam semesta dan kemenangan Dharma melawan Adharma. Selain Galungan, pada bulan ini juga diperingati Hari Raya Kuningan pada 15 April.

Mei

Pada bulan Mei terdapat tradisi Tumpek Krulut yang merupakan pemujaan terhadap Sang Hyang Widi di dalam manifestasinya sebagai Ciwa Nataraja atau Dewa Kesenian. Perayaan ini akan digelar pada tanggal 20 Mei.

Simak Kalender Festival Adat Pulau Dewata 2017 | Breaktime
Masyarakat Bali dengan perayaan ogoh-ogoh setelah hari raya Nyepi

Juni

B'timers yang berkunjung ke Denpasar pada bulan ini akan turut merasakan festival Tumpek Kandang, yaitu hari istimewa untuk hewan ternak dan hewan peliharaan. Selain itu pada bulan Juni juga digelar Pesta Kesenian Bali yang akan diramaikan oleh seniman-seniman lokal.

Juli

Wisatawan bisa menyaksikan acara Tumpek Wayang yang diadakan pada 29 Juli. Perayaan ini merupakan bentuk pemujaan kehadapan Dewa Siwa sebagai Dewa Taksu, terutama untuk wayang kulit. Untuk skala nasional, pada bulan Juli juga digelar Rare Bali Festival untuk memperingati Hari Anak Nasional.

Agustus

Pada bulan ini wisatawan bisa merasakan peringatan Hari Saraswati pada tanggal 19 Agustus serta perayaan Banyu Pinaruh yang disambut dengan kegiatan penyucian diri. Umat Hindu akan menyucikan diri dengan cara mandi di tempat-tempat sumber mata air seperti pantai, danau dan sungai.

Simak Kalender Festival Adat Pulau Dewata 2017 | Breaktime
Masyarakat Hindu Bali melakukan upacara penyucian diri di Pura Tirta Empul

September

Buda Wage Ukir berlangsung pada 6 September sebagai persembahan terhadap Sang Hyang Sri Nini. Warga Bali percaya bahwa pada perayaan ini tidak baik untuk membayar sesuatu atau melakukan transaksi jual beli.

Oktober

Memasuki bulan kesepuluh, wisatawan bisa melihat perayaan Hari Tumpek Uduh yang jatuh pada 7 Oktober. Perayaan ini merupakan pemujaan terhadap Sang Hyang Sangkara sebagai manifestasi Sang Hyang Widi Wasa dalam menciptakan kesuburan pada tumbuh-tumbuhan sehingga dapat memberikan hasil kepada manusia.

Simak Kalender Festival Adat Pulau Dewata 2017 | Breaktime
Berbagai upacara adat khas Bali bisa anda saksikan hampir sepanjang tahun

November

Hari Raya Galungan akan diperingati pada tanggal 1 November yang dipercaya sebagai terciptanya alam semesta dan kemenangan Dharma melawan Adharma. Sehari setelah Galungan, umat Hindu di Bali akan melakukan sembayang di masing-masing merajan dan mengunjungi kerabat untuk bersilaturahmi mempererat hubungan.

Desember

Menutup kalender tahunan, wisatawan akan dihibur oleh beragam upacara tradisional seperti Buda Keliwon Pegatuakan pada 6 Desember, Tumpek Krulut pada 16 Desember, Tilem pada 18 Desember, serta Denpasar Festival yang merupakan agenda terbesar di kota ini. (za)

Share This Article