Shwezigon, Modern di Antara Pagoda Kuno di Bagan | Breaktime
Shwezigon, Paling Modern di Antara Ribuan Pagoda Kuno di Bagan
12.11.2015

Bagan di Myanmar terkenal dengan ribuan pagoda kuno yang tersebar di area Old Bagan. Namun tak jauh dari area tersebut terdapat bangunan pagoda yang lebih modern bernama Shwezigon.

Pagoda Shwezigon berlokasi sekitar 10 menit dari Nyaung-U, sebuah kota kecil yang merupakan pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di Old Bagan. Di area ini juga terdapat banyak penginapan dan hotel untuk wisatawan.

Shwezigon merupakan satu di antara empat bangunan pagoda utama di Bagan. Pagoda yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Kyanzittha (1084-1113 M) ini merupakan kuil relik yang paling penting di Bagan, di luar kawasan Old Bagan.

Menurut legenda, Shwezigon dibangun untuk mengabadikan salah satu dari empat replika gigi Buddha yang ada di Kandy, Sri Lanka. Tiga gigi lainnya diabadikan pada tiga pagoda lainnya, yaitu Lawkananda Pagoda, Tan Kyi Taung Pagoda, dan Tu Yuan Taung Pagoda.

Shwezigon, Modern di Antara Pagoda Kuno di Bagan | Breaktime
Salah satu sudut di area dalam Pagoda Shwezigon

Pagoda Shwezigon sendiri memiliki sejumlah area mulai dari pintu masuk hingga bangunan utama. Pada pintu masuk, terdapat sebuah lorong dimana wisatawan bisa membeli aneka souvenir khas Myanmar. Pada bagian timur Pagoda terdapat dua tempat peribadatan, sebuah patung Buddha berbaring di bagian utara, dan tempat peribadatan lainnya di bagian barat.

Pagoda ini juga menjadi pusat perayaan festival bulan purnama atau Tansaungmon. Festival ini sangat populer di area Bagan dan para wisatawan asing biasanya juga ikut mengabadikan festival di pagoda Shwezigon ini.

Shwezigon, Modern di Antara Pagoda Kuno di Bagan | Breaktime
Shwezigon juga menjadi pusat perayaan festival bulan purnama atau Tansaungmon

Pengunjung bisa masuk ke area pagoda ini tanpa dikenakan biaya, namun pada event tertentu terdapat tiket masuk untuk wisatawan asing sebesar USD 5 per orang.

Waktu terbaik untuk mengunjungi pagoda Shwezigon adalah pada pagi dan sore hari, dimana pada saat tersebut wisatawan akan banyak melihat warga sekitar melakukan doa dan beribadah di area pagoda. (za)

Share This Article