Rinjani Bakal Jadi Bagian Geopark Dunia UNESCO | Breaktime
Rinjani Bakal Jadi Bagian Geopark Dunia UNESCO
27.05.2016

Kabar bagus untuk B'timers penggemar aktivitas mendaki gunung datang dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, di mana Gunung Rinjani tak lama lagi akan masuk sebagai kawasan Geopark Dunia UNESCO.

Tim Asesor UNESCO telah melakukan serangkaian misi evaluasi dan penilaian secara langsung terkait kelayakan gunung api tertinggi kedua di Indonesia itu untuk masuk dalam daftar UNESCO.

Menurut rencana, rekomendasi Rinjani sebagai Geopark Dunia akan diberikan UNESCO pada September 2016 dalam kongres Geopark Dunia UNESCO di Inggris.

Geopark Rinjani mencakup kawasan seluas 2.800 kilometer persegi di seluruh kabupaten Lombok Utara, bagian utara Lombok Barat, bagian utara Lombok Tengah, bagian utara Kota Mataram serta bagian utara dan timur Lombok Timur.

Rinjani Bakal Jadi Bagian Geopark Dunia UNESCO | Breaktime
Anak gunung di tengah danau yang beberapa waktu lalu sempat meletus

Selama tiga hari penilaian, tim asesor UNESCO berdialog dengan sejumlah kelembagaan lokal yang digalang masyarakat dan mengunjungi Lembah Sembalun untuk melihat dari dekat bagaimana masyarakat mengelola dan mendapat manfaat dari Rinjani.

Di kawasan Sembalun tim asesor juga melihat dari dekat situs budaya yang merupakan kekayaan culture diversity Rinjani, termasuk aktivitas Rinjani Trek Management Board (RTMB) dan pintu pendakian Rinjani.

Selain itu tim ini juga melihat dari dekat seberapa nyata konsep Geopark Rinjani yang terkait dengan konservasi, edukasi dan manfaat ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

Rinjani Bakal Jadi Bagian Geopark Dunia UNESCO | Breaktime
Pemandangan alami dari salah satu titik pendakian di Rinjani

Apabila September nanti masuk dalam rekomendasi UNESCO, Geopark Rinjani akan mendapatkan lisensi atau sertifikat pada tahun 2017. Bersamaan dengan periode tersebut, nama Geopark Dunia akan diubah menjadi UNESCO Global Geopark.

Masuknya Rinjani sebagai taman dunia yang diakui UNESCO ini diharapkan mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara. Sepanjang tahun 2015, Rinjani dikunjungi 70.705 wisatawan. Jumlah itu terdiri dari wisatawan mancanegara sebanyak 27.186 orang, dan wisatawan domestik sebanyak 43.519 orang. (ZA)

Share This Article