Rasakan Pelukan Salju Abadi di Puncak Jayawijaya | Breaktime
Rasakan Pelukan Salju Abadi di Puncak Jayawijaya
13.09.2016

Siapa yang tidak mengenal keagungan Puncak Jayawijaya, B’timers? Ya, puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman ini memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut. Gletzer Cartensz yang ada di sekelilingnya menjadikan Puncak Jayawijaya satu-satunya titik di kawasan tropis yang memiliki gletzer, nih. Yuk, intip keindahan yang ditawarkan destinasi wisata populer ini, B’timers!

Rasakan Pelukan Salju Abadi di Puncak Jayawijaya | Breaktime
Menatap pesona matahari di Puncak Jayawijaya

Pendakian penuh tantangan menuju pilar Papua

Well, jangan mengaku Anda petualang sejati, jika belum berani mendaki ke Puncak Jayawijaya, B’timers! Namun untuk mendapatkan izin mendaki memang sedikit rumit, karena tantangannya terbilang sangat berat. Ada dua pilihan jalur pendakian, yaitu jalur klasik melalui Desa Ilaga. Sementara jalur kedua bisa dibilang jauh lebih nyaman, karena wisatawan akan menumpang helikopter hingga menuju base camp Bukit Danau atau Danau Valley.

Rasakan Pelukan Salju Abadi di Puncak Jayawijaya | Breaktime
Beratnya medan akan terbayar dengan keindahan

Keindahan penuh pesona di Puncak Jayawijaya

Di puncak tertinggi Indonesia yang merupakan negara beriklim tropis, Anda akan menyaksikan salju yang begitu luas terhampar, B’timers. Dan fenomena alam unik ini menarik banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk datang berkunjung dan membuktikan keberaniannya menaklukkan Puncak Jayawijaya. Untuk Anda, selain Puncak Jayawijaya ada obyek lain yang tak kalah menakjubkan. Piramida Carstensz di sebelah Puncak Jayawijaya.

Karena beratnya perjalanan, Anda wajib menyiapkan fisik sebaik mungkin, B’timers. Apalagi nanti Anda harus berjuang melawan dinginnya suhu yang mencapai 0 derajat Celcius. Di balik beratnya perjuangan untuk menuju Puncak Jayawijaya, akan ada bayaran terindah dan penuh pesona yang akan Anda dapat. Berada di puncak, menyaksikan hamparan putih menyelimuti dataran. Sedang di bawah kaki Jayawijaya, warna hijau seolah permadani menyapa Anda dari kejauhan.

Nah, merasa tertantang untuk mencatatkan liburan penuh petualangan di Puncak Jayawijaya bersama teman dan sahabat, B’timers? (NO)

Share This Article