Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda | Breaktime
Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda
11.05.2015
Laut Biru dan Bening di Pulau Sangiang
Laut Biru dan Bening di Pulau Sangiang

Terdapat beberapa destinasi pulau eksotik di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera yang dipisahkan oleh Selat Sunda. Salah satu yang bisa menjadi pilihan B'timers adalah Pulau Sangiang.

Pulau Sangiang masih menjadi bagian administratif dari Provinsi Banten, tepatnya di Kabupaten Serang. Pulau ini bisa ditempuh selama kurang lebih satu jam dengan perahu motor dari Pelabuhan Anyer.

Kawasan pulau dengan luas 700 hektar ini awalnya merupakan wilayah konservasi Cagar Alam, namun sejak tahun 1993 telah diubah fungsinya menjadi Taman Wisata Alam, sehingga keindahan pulau ini bisa dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sangiang.

Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda

Kesan sepi ibarat pulau tak berpenghuni akan terlintas saat kita mendekati dermaga Pulau Sangiang. Namun kondisi tersebut justru menambah suasana sejuk, segar, tenang dan alami pulau yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan dan pencari kelapa ini.

Di bagian selatan pulau terdapat sebuah goa kelelawar yang berada tepat di pinggir pantai. Goa setinggi 20 meter tersebut merupakan sarang ribuan kelelawar yang mulai aktif bergerak ketika hari mulai sore atau beberapa jam sebelum sunset. 

Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda

Lokasi menikmati sunset terbaik di Pulau Sangiang terdapat di pantai Batu Mandi dengan kontur pantai yang landai memanjang dan terdapat dua tebing di sisi selatan dan utara. Selain menikmati sunset, kita juga bisa snorkeling, berenang, dan memancing di area pantai dengan ombak yang tak terlalu besar ini.

View point lainnya dari pulau ini adalah sebuah bukit berbatu yang ditumbuhi rumput dan pepohonan pantai tak jauh dari goa kelelawar. Bukit setinggi kurang lebih 30 meter ini memiliki sebuah tangga tali bagi pengunjung yang ingin turun ke bawah menuju area pantai untuk menikmati suasana matahari tenggelam saat sore hari.

Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda

Spot snorkeling dengan variasi terumbu karang dan ikan yang lebih beragam terdapat di sisi selatan dan timur pulau. Untuk mencapainya kita harus naik perahu melintasi hutan mangrove selama kurang lebih 15 menit. Terumbu karang di area ini relatif masih alami dan belum banyak yang rusak. Namun yang perlu diperhatikan adalah kesadaran membuang sampah yang bisa mencemari ekosistem laut.

Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda

Fasilitas penginapan di pulau Sangiang masih minim, hanya ada beberapa homestay yang dikelola oleh penduduk setempat. Satu homestay biasanya terdiri dari dua kamar besar tanpa AC dan bisa menampung kurang lebih 15 orang. Listrik hanya tersedia pada sore dan malam hari.

Meskipun masih minim fasilitas, namun Pulau Sangiang tetap menarik untuk dikunjungi karena menawarkan destinasi pulau yang masih bersih, sejuk, alami, dan sangat cocok untuk dijadikan tempat berlibur akhir pekan bersama sahabat dan keluarga.

How to get there

Pulau Sangiang, Satu Lagi Destinasi Getaway di Selat Sunda

Untuk menuju ke Pulau Sangiang, terlebih dulu kita harus menuju Pelabuhan Paku di kawasan Anyer. Perjalanan dari Jakarta menuju Anyer memakan waktu kurang lebih 5 sampai 6 jam tergantung kondisi lalu lintas. Dari Pelabuhan Paku ini kita bisa menyewa perahu motor menuju Pulau Sangiang. Penyeberangan menuju Pulau Sangiang menempuh waktu kurang lebih dua jam. Kita juga bisa menyewa perahu motor dari Pelabuhan Anyer. Bila tak ingin repot, saat ini juga sudah banyak trip operator yang menawarkan paket trip ke Pulau Sangiang.

Share This Article