Puasa, Banyuwangi Gelar Festival Ramadhan Seru | Breaktime
Puasa, Banyuwangi Gelar Festival Ramadhan Seru
13.06.2016

Liburan ke berbagai destinasi domestik yang menggelar festival bernuansa Islami bisa menjadi pilihan alternatif bagi B'timers selama bulan Ramadhan. Salah satu daerah yang menggelar aneka ragam kegiatan bernuansa Ramadhan adalah Banyuwangi.

Kabupaten paling timur Pulau Jawa yang berbatasan dengan selat Bali ini menggelar Festival Banyuwangi dari tanggal 8 sampai 27 Juni. Tak heran, Banyuwangi bisa menjadi pilihan B'timers dan keluarga selama liburan Ramadhan kali ini.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa agenda ini digelar agar warga Banyuwangi dan wisatawan dapat lebih mengenal tradisi masyarakat Banyuwangi saat Ramadhan, sekaligus meresapi kemuliaan Ramadhan.

Dalam festival ini disuguhkan sejumlah tradisi yang biasa dilakukan umat muslim Banyuwangi selama bulan puasa, salah satunya Festival Patrol. Festival yang diikuti 24 grup patrol ini bermusik sambil parade keliling melewati kampung-kampung dan perkotaan.

Puasa, Banyuwangi Gelar Festival Ramadhan Seru | Breaktime
Pantai Pulau Merah, destinasi yang lebih dulu populer di Banyuwangi

Banyuwangi Festival juga menyajikan berbagai festival lainnya seperti Hadrah Pelajar 10 - 11 Juni, Tartil Al Quran 9 - 27 Juni, Festival Patrol 26 - 27 Juni, dan Banyuwangi Islamic Expo dari 8 - 18 Juni yang menampilkan 14 acara.

Semua agenda Banyuwangi Festival dipusatkan di Stadion Diponegoro Banyuwangi, kecuali tartil Al Quran yang digelar di sekolah dan masjid sepanjang Ramadhan.

Festival Hadrah yang digelar untuk kalangan siswa SMA dan sederajat selain diikuti 42 grup asal Banyuwangi, juga diikuti 15 grup hadrah pelajar se-Jawa dan Bali. Mulai dari Malang, Jember, Lumajang, Tabanan, Singaraja, hingga Denpasar.

Puasa, Banyuwangi Gelar Festival Ramadhan Seru | Breaktime
Kawah Ijen dengan fenomena alam Blue Fire merupakan daya tarik wisatawan asing ke Banyuwangi

Festival Ramadhan di Banyuwangi ini sendiri dibuka dengan Banyuwangi Islamic Expo dengan kegiatan antara lain bedah buku Islami, peragaan busana muslim, story telling tentang kisah-kisah Islami, dan lomba azan yang dominan diperuntukkan bagi pelajar.

Sementara itu bagi wisatawan non-muslim masih tetap bisa menikmati keindahan alam dan budaya Banyuwangi seperti arena surfing di G-Land, berpetualang di Taman Nasional Meru Betiri, hingga menyaksikan fenomena alam "Blue Fire" di Kawah Ijen. (ZA)

Share This Article