Panduan Penting Sebelum Traveling ke Wakatobi | Breaktime
Panduan Penting Sebelum Traveling ke Wakatobi
02.08.2016

Para traveler pasti sudah tidak asing lagi dengan Wakatobi yang memang sudah sangat tersohor. Wakatobi yang terletak di Sulawesi Tenggara sangat identik dengan para penyelam. Benar saja, Wakatobi memiliki taman laut dengan pesona yang sudah mendunia. Kecantikan terumbu karang dan ikan-ikannya jangan diragukan. Inilah yang membuat traveler sangat tertarik untuk menginjakkan kaki di Wakatobi demi menikmati serunya menyelam di laut jernih yang ada di sana.

Cara menuju Wakatobi

Bagi peminat wisata bawah laut dan pantai, ada dua alternatif untuk menuju ke Wakatobi. Pertama melalui laut, dengan jalur Makassar – Kendari – BauBau – Wangi wangi (Wanci). Dari Wanci tersedia transportasi antar pulau menggunakan kapal cepat, kapal kayu atau speed boat.

Nah, kalau Anda lebih suka jalur udara, ini dapat ditempuh dari Jakarta atau Surabaya dengan tujuan Makassar. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan penerbangan lanjutan ke Kendari atau Bau Bau. Setelah itu, Anda akan melanjutkan melalui jalur udara atau kapal cepat, atau kapal kayu ke Wangi wangi, Kaledupa dan Tomia.

Panduan Penting Sebelum Traveling ke Wakatobi | Breaktime
Indahnya bawah laut Wakatobi

Penginapan

Untuk tempat menginap, tersedia hotel kelas melati sampai resor dengan tarif dari Rp 50 ribu per orang per malam sampai Rp 1,75 juta per kamar per malam per kamar. Bahkan, ada resor di Tomia yang menyediakan paket kamar mencapai harga Rp 75 juta per malam. Selain itu, tersedia homestay yang dikelola oleh masyarakat setempat dengan jumlah sekitar 100 unit dengan harga Rp 50 ribu per orang.

Destinasi Wisata

Jika Anda menginap di Wanci, banyak lokasi penyelaman dan snorkling. Spot paling dekat yang bisa dikunjungi adalah sekitar pelabuhan kapal fery, belakang Hotel Wakatobi, di sekitar Patuno Resort, Pantai Sousu, atau menyeberang sekitar 30 menit ke karang Pulau Kapota.

Panduan Penting Sebelum Traveling ke Wakatobi | Breaktime
Terumbu karang dan biota lautnya memukau

Untuk Pulau Kaledupa, dapat ditempuh menggunakan speed boat sekitar 2 jam. Salah satu tempat favorit di dekat pulau tersebut adalah Pulau Hoga. Di sana Anda dapat menyelam, snorkeling, berenang, berjemur dan olahraga pantai. Di kawasan tersebut terdapat fasilitas penelitian bawah laut, pendukung kegiatan menyelam dan snorkeling.

Selain menikmati wisata pantai dan bawah laut, Wakatobi juga memiliki beberapa destinasi wisata sejarah (benteng), gua alam, perkampungan suku Bajo, panorama alam (sunset dan sunrise). Kunjungan terbaik ke Wakatobi adalah di antara bulan Oktober sampai dengan awal Desember dan bulan April-Juni. Saat itu laut berombak kecil sehingga memudahkan untuk melakukan perjalanan dan lebih nyaman untuk berenang atau snorkeling.

Untuk merekam keindahan bawah laut, saat ini tersedia kamera tahan air. Atau, Anda cukup menggunakan kamera biasa dengan dilengkapi kantong tahan air yang dijual dari harga Rp 50 ribu, sesuai dengan jenis dan spesifikasi kamera. Siap ke Wakatobi? (nap)

Share This Article