Mengenal Edelweis, Si Cantik Simbol Bunga Abadi | Breaktime
Mengenal Edelweis, Si Cantik Simbol Bunga Abadi
03.10.2017

Salah satu hal menarik dari perjalanan saya mendaki Gunung Rinjani adalah pemandangan hamparan savana dan bunga edelweis.

Bunga edelweis memang termasuk tumbuhan edemik yang tumbuh di daerah pegunungan. Tahukah B'timers bahwa bunga edelweis ternyata memiliki banyak keistimewaan. Edelweis merupakan tumbuhan endemik yang tumbuh di ketinggian sekitar 2000 meter di atas permukaan laut ke atas dan tergantung pada suhu dan kelembapan udara. Edelweiss biasanya mulai mekar setelah musim hujan atau sekitar bulan April sampai September.

Bunga edelweis terkenal karena keindahannya dan tak mudah layu, karena itulah bunga ini dijuluki sebagai bunga abadi. Edelweis memiliki hormon etilen yang bisa mencegah kerontokan pada kelopak bunga. Degan hormon ini edelweis bisa mekar sampai 10 tahun lamanya. Bukan hanya itu, masih ada fakta lain tentang edelweis yang tidak banyak diketahui orang.

Mengenal Edelweis, Si Cantik Simbol Bunga Abadi | Breaktime
Hamparan edelweis banyak dijumpai di jalur pendakian gunung berapi di Indonesia
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Diam-Diam, Gunung Rinjani Simpan 10 Hal Unik Ini!

Menurut sejarah, bunga edelweis pertama kali ditemukan oleh peneliti asal Jerman bernama Carl Reinwardt pada tahun 1819 di lereng Gunung Gede. Kemudian diteliti lebih lanjut oleh peneliti asal Jerman lainnya bernama Heinrich Schutz.

Bunga edelweis di Indonesia berbeda dengan bunga edelweis di dataran Eropa. Di Indonesia, bunga edelweis dikenal juga dengan nama javanese edelweis atau edelweis jawa atau bunga senduro.

Di tempat-tempat wisata tertentu seperti di Dieng, bunga edelweis yang diperjual-belikan merupakan hasil budidaya petani. Bunga hasil budidaya biasanya telihat lebih gemuk dan subur dibandingkan edelweis di alam bebas. Pohon edelweis sendiri rata-rata tingginya hanya 1 sampai 4 meter.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Honeymoon di 5 Wisata Romantis Indonesia

Budidaya bunga edelweis biasanya dilakukan dengan cara menanam anakan yang tumbuh dari biji dan tersebar di sekitar pohon induk. Anakan tersebut kemudian ditanam di media tanah liat berkapur atau berpasir.

Mengenal Edelweis, Si Cantik Simbol Bunga Abadi | Breaktime
Bunga Edelweis bermekaran di puncak Gunung Rinjani

Apabila B'timers membeli bunga edelweis yang dijual pada tempat wisata tersebut, apabila disimpan di rumah maka bunga tersebut bisa mengembang pada musim hujan dan sedikit menyusut saat musim kemarau. Warna-warni yang beraneka ragam pada bunga yang dijual merupakan hasil pewarna buatan.

Keindahan sejati dari edelweis sebenarnya bukan saat dipetik atau berada di tangan, tetapi saat bunga ini tertiup angin di puncak gunung. Karena itu, bila B'timers ingin menikmati keindahan edelweis, jangan bawa bunga itu turun dari gunung, tapi ajaklah orang-orang untuk melihat langsung keindahan edelweis di atas gunung.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mengintip Cantiknya Laguna, Si Air Terjun Terindah!

Tahukah B'timers bahwa memetik edelweis dari habitat alamnya termasuk perbuatan melanggar hukum, yaitu Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem pasal 33 ayat 1.
 

Well, mari kita jaga kelestarian dan keindahan edelweis di habitat asalnya, sambil menikmati keindahan puncak gunung.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE