Melaka Buat Pesona Kuala Lumpur Memudar | Breaktime
Melaka Buat Pesona Kuala Lumpur Memudar
11.01.2017

Hai-hai B’timers! Kali ini Breaktime akan membahas tentang sebuah kota di Malaysia yang masuk dalam daftar kawasan bersejarah UNESCO. B’timers yang pernah jalan-jalan ke Malaysia pasti tahu, nih. Yup, Melaka.

Ini adalah sebuah kota di Malaysia yang harus ditempuh dengan bus dari Kuala Lumpur selama 3 jam perjalanan darat. Meski begitu, kota ini tak pernah kehilangan pesonanya. Kota ini memiliki segala keunikan, antara lain banyak atraksi yang mewakili sejarah kota dan kuliner yang pastinya sangat lezat.

Menurut sejarahnya, Melaka ditemukan sekitar tahun 1400 oleh seorang pangeran dari Sumatera saat ia hendak melarikan diri. Melaka rupanya berada dalam posisi yang strategis. Hal ini diketahui setelah kapal dagang India dan China masuk.

Sejak saat itu, Melaka tumbuh menjadi salah satu pelabuhan utama di Asia Tenggara. Pada tahun 1511, kapal dagang Portugis akhirnya mendarat di Melaka. Tetapi mereka hanya bertahan sampai tahun 1641, karena kekuasaan diambil alih oleh Belanda. Sayangnya Belanda tak mampu mempertahankan kekuasaannya di Melaka, karena Inggris mampu merebutnya.

Melaka Buat Pesona Kuala Lumpur Memudar | Breaktime
Seru banget, kan menyusuri sungai di Melaka! (Photo by expedia.com)

Pemerintahan Inggris pun bertahan sampai tahun 1957 dan ketika Malaysia merdeka, Melaka dibentuk sebagai provinsi setengah otonom. Saat ini justru Melaka menjadi destinasi wajib di Malaysia setelah Kuala Lumpur.

Lalu, apa saja sih wisata yang menarik di Melaka? Dan apa saja yang bisa dilakukan di sana? Wah, Anda pasti tidak akan puas jika hanya berkunjung 2 – 3 hari saja B’timers. Sudah jelas banyak sekali yang bisa dilakukan di Melaka.

Pertama, yang wajib Anda kunjungi adalah kota tua. Dulunya kota tua adalah ibukota Kesultanan Melaka dan sebagai pusat peradaban Melayu pada abad 15 dan 16.

Saat berada di kota tua, sebaiknya Anda mengandalkan Google Maps, karena di sana belum banyak penginapan dan brosur yang dibagikan secara gratis. Anda bisa mengunjungi Clock Tower yang indah pada malam hari, berjalan santai di Dutch Square saat sore hari.

Di sana juga akan ditemui kuil-kuil China yang oke banget untuk jadi spot foto. Anda juga bisa mengunjungi museum-museum di kota tua, seperti museum Rakyat, museum Setem Malaysia, dan museum Umno Melaka.

Melaka Buat Pesona Kuala Lumpur Memudar | Breaktime
Jonker Street Night Market. (Photo by Google)

Nah, kalau di Indonesia ada kan odong-odong hias yang menyala dengan lampu-lampu seperti yang ada di Alun-Alun Kidul Yogyakarta. Kalau Melaka juga punya namanya Becak Hias. Transportasi unik ini paling asyik kalau ditumpangi saat sore hari sambil keliling ke beberapa tempat di Melaka. Seru banget, deh B’timers!

Ada lagi yang bisa Anda lakukan yaitu menikmati senja sambil berjalan menyusuri sungai. Bisa dibilang suasananya seperti di Copenhagen tetapi versi Asia. Capek berjalan? Bisa tuh naik river cruise serasa di Venice. Biayanya murah, dewasa terkena tarif 15 RM dan anak-anak hanya 7 RM.

Masih banyak lagi B’timers yang bisa dilakukan di sana seperti menikmati kota tua dari atas menara Taming Sari, menjajal monorail, atau wisata belanja dan kuliner.

Kalau wisata belanja, Anda bisa banget untuk pergi ke Jonker Street Night Market yang ada di pusat kota. Di sana surge untuk Anda yang doyan shopping. Banyak tersedia toko-toko kecil yang menawarkan barang lucu-lucu dengan harga sangat miring. Pasar ini mulai buka pukul 18.00 dan tutup pada tengah malam.

Di sana Anda juga bisa jajan. Yang paling terkenal adalah Chicken Rice Ball, Popiah, Potato Twisters, dan Kajang Cakes.

Seru banget kan B’timers kelihatannya. Anda bisa tuh sekali-sekali backpacker ke Melaka. Banyak jenis wisata yang bisa Anda kunjungi mulai dari wisata sejarah sampai wisata belanja. Lengkap deh! (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE