Lima Van Java, Destinasi a la Eropa di Indonesia | Breaktime
Lima “Van Java”, Destinasi a la Eropa di Indonesia
08.07.2016

Tahukah B'timers, beberapa kota atau destinasi wisata di Indonesia memiliki julukan yang diibaratkan sama atau memiliki kemiripan dengan kota, wilayah, atau negara-negara di luar negeri, khususnya Eropa.

Kemiripan yang dimaksud bisa meliputi kondisi alam, cuaca, budaya, hingga kultur masyarakat dan bangunan-bangunan tempo dulu yang masih terawat hingga masa kini.

Berikut beberapa kota dan daerah di Indonesia yang bisa B'timers kunjungi untuk mendapatkan suasana ala luar negeri di Indonesia.

Bandung - Paris Van Java

Bandung merupakan ibu kota Jawa Barat yang sudah lama dikenal dengan julukan Paris Van Java, selain julukan Kota Kembang. Karena keindahannya dan tata kelola kota yang baik, Bandung dijuluki sebagai Paris Van Java. Kota yang sarat dengan sejarah ini juga pernah terpilih sebagai salah satu kota paling aman di dunia pada tahun 1990 oleh majalah Time.

Lima Van Java, Destinasi a la Eropa di Indonesia | Breaktime
Pemandian Air Panas Ciater, salah satu destinasi wisata bernuansa alami di kawasan Bandung

Dewasa ini Bandung dikenal sebagai kota kreatif, dengan banyaknya industri mall, factory outlet, beragam industri anak muda, hingga pusat pendidikan berupa kampus dan universitas. Pada tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Bandung banyak membuka taman-taman kota, festival kuliner, dan komunitas anak muda.

Garut - Swiss Van Java

Keindahan ala Eropa lainnya di Jawa Barat selain Bandung adalah Garut. Sebagai pintu gerbang di bagian barat, orang-orang Belanda tempo dulu menyebut Garut sebagai Swiss van Java karena keindahan alam dan hawa sejuk khas pegunungan.

Layaknya Swiss, Garut juga dikelilingi gunung-gunung yang memberikan keindahan dan keunikan bagi setiap orang yang datang. Gunung-gunung tersebut adalah Papandayan, Cikurai, Guntur, Haruman, dan Talaga Bodas. Di sekitar area ini banyak terdapat tempat wisata dan penginapan.

Kota lain yang juga punya julukan serupa dengan Garut adalah Kota Wisata Batu di Jawa Timur. Dengan kondisi alam yang juga dikelilingi pegunungan dan banyaknya tempat wisata serta penginapan, tak heran bila Batu mendapat julukan Little Swiss atau De Kleine Switzerland.

Lima Van Java, Destinasi a la Eropa di Indonesia | Breaktime
Selain wisata alam, Semarang juga kaya dengan wisata sejarah dan budaya

Semarang - Venice Van Java

Ibukota Provinsi Jawa Tengah ini punya julukan Venice van Java yang diberikan oleh Belanda di masa lalu karena kondisi kawasan Semarang banyak dilalui sungai, seperti halnya di Venice (Venezia) di Italia. Venice terkenal dengan banyaknya kanal dan sungai yang melalui perkotaan, begitu pula dengan Semarang yang juga berada di kawasan sungai dan pinggir laut. Bedanya, kondisi Venice jauh lebih tertata, sementara di Semarang lebih sederhana.

Semarang juga dikenal dengan wisata budaya dan sejarah berupa bangunan-bangunan era kolonial yang masih terawat hingga masa kini, seperti Gereja Blenduk, Lawang Sewu, hingga museum Kereta Api yang terletak di Ambarawa, sekitar 40 kilometer dari Semarang.

Lima Van Java, Destinasi a la Eropa di Indonesia | Breaktime
Karimun Jawa, destinasi tropis gugusan pulau kecil di utara Jawa Tengah

Karimun Jawa, Carribean Van Java

Kepulauan yang berlokasi di utara Jawa Tengah ini dikenal sebagai destinasi wisata tropis dengan pemandangan pulau-pulau, pantai, dan bawah laut yang mempesona. Karimun Jawa merupakan gugusan 27 pulau yang dengan tipikal cuaca tropis, panas, dan sangat dipengaruhi kondisi laut.

Karena memiliki beberapa gugusan pulau kecil berpasir putih di tengah lautan itulah Karimun Jawa disebut-sebut mirip dengan Kepulauan Karibia di Amerika Tengah. Kepulauan yang mengingatkan kita pada sosok Kapten Jack Sparrow di film Pirates of The Carribean.

Lima Van Java, Destinasi a la Eropa di Indonesia | Breaktime
Kawanan rusa di Savana Bekol, Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran - Africa Van Java

Dari julukannya saja sudah bisa dibayangkan bagaimana kondisi alam Taman Nasional Baluran. Padang rumput dan pepohonan hutan tropis menjadi latar belakang sekawanan rusa, banteng, dan monyet menjadi pemandangan khas saat B'timers berkunjung ke Baluran.

Pengunjung bisa menyaksikan dari dekat satwa-satwa liar di padang rumput ala Afrika. Selain itu Taman Nasional Baluran juga memiliki pantai dan hutan mangrove, dilengkapi sejumlah penginapan dan cottage. Selain itu Baluran juga memiliki sejumlah spot snorkeling khas perairan tropis Indonesia di sekitar Pantai Bama. (za)

Share This Article