Konsep Liberty Terinspirasi Wanita Berjilbab? | Breaktime
Konsep Awal Patung Liberty Terinspirasi dari Wanita Berjilbab?
05.12.2015

Saat liburan ke Amerika Serikat, Patung Liberty pasti jadi salah satu tujuan utama untuk dikunjungi. Nah, ada kabar terbaru, B’timers! Kabarnya, Patung Liberty tersebut awalnya dibuat dengan desain yang terinspirasi dari seorang muslim dari Mesir. Memang akhirnya pernyataan yang dilontarkan oleh Barry Moreno salah seorang peneliti yang mengungkapkan fakta tersebut memunculkan pro dan kontra.

Moreno menjelas kan bahwa patung yang menyimbolkan demokrasi, selamat datang dan kebebasan itu didesain oleh seorang pematung asal Prancis, Frederic Auguste Bartholdi. Sebelum membuat desain Patung Liberty, Bartholdi pernah diminta oleh pemerintah Mesir untuk membuatkan desain patung besar yang memiliki arti dan menyimbolkan bahwa Mesir akan menjadi penuntun dan pemimpin bangsa-bangsa di Asia.

Untuk membuatnya, Bartholdi harus pergi ke Mesir di tahun 1855-1856dan mencari inspirasi untuk patung dalam skala besar tersebut. Agar dapat tetap ‘bernuansa’ Mesir dan Islami karena pada tahun-tahun tersebut mayoritas masyarakat Mesir beragama Islam dan pengaruhnya sangat kuat juga terus berkembang ke Timur Tengah, Bartholdi berhasil membuat satu konsep desain patung yang nantinya akan dibangun di Terusan Suez pada tahun 1869 tersebut dengan inspirasi seorang wanita yang mengenakan kerudung dan sedang membawa obor.

Konsep Liberty Terinspirasi Wanita Berjilbab? | Breaktime
Ini adalah sketsa konsep awal dari Patung Liberty

Tema rancangannya tersebut adalah “Egypt (or Progress) Brings Light to Asia” atau “Mesir (sedang dalam percepatan) Membawa Cahaya untuk (negara-negara) Asia.”

Sayangnya, ketika rancangan konsep desainnya telah selesai, ternyata pemerintah Mesir tidak memberikan respon positif dan tidak begitu menyukai gagasan dan ide Bartholdi tersebut karena beberapa alasan, yang salah satunya adalah masalah pendanaan.

Pada tahun 1865, seorang Prancis bernama Edouard de Laboulaye mengumumkan idenya untuk memberikan Amerika Serikat sebuah hadiah. Dan rencana tersebut disetujui yang kemudian pemerintah Prancis secara resmi memberikan sebuah patung perunggu ebrukuran raksasa yang diresmikan dan didirikan di Liberty Island pada tanggal 28 Oktober 1886.

Hadiah ini merupakan ucapan selamat ulang tahun kemerdekaan dari Prancis ke Amerika Serikat sekaligus sebagai penanda persahabatan antara kedua negara. Dan tahukah Anda, B’timers, pengonsep sampai dengan pembuat patung tersebut ditangani langsung oleh Bartholdi yang dibantu oleh desainer Menara Eiffel, Gustave Eiffel.

Untuk membuatnya, Bartholdi menggunakan idenya yang sempat ditolak pemerintah Mesir dan merombak sketsanya dan mengganti tema patung tersebut menjadi “Liberty Enlightening the World” atau “Kebebasan Mencerahkan Dunia.”

Pernyataan dan peneliti tersebut juga didukung dengan pernyataan seorang profesor Jurusan Sejarah dari New York University, Edward Berenson. Dia mengatakan, “Dia (Bartholdi) merombak sketsa patung awalnya dan mengubah patung itu menjadi Liberty Enlightening the World. Walaupun sekarang ini tidak mewakili simbol seorang perempuan muslim, akan tetapi ada kaitan dan Bartholdi masih berpaku pada desain awalnya”.

Bagaimana menurut Anda, B’timers? Ingin membuktikannya sendiri saat berkunjung ke Amerika nanti? (das)

Share This Article