Israel sebagai Destinasi Wisata Rohani 3 Agama | Breaktime
Israel sebagai Destinasi Wisata Rohani 3 Agama
26.06.2016

Negara di Timur Tengah ini dikelilingi oleh Laut Tengah, Lebanon, Suriah, Yordania, Mesir dan Gurun Pasir Sinai. Dengan populasi sebesar 7,5 juta jiwa, Israel adalah satu-satunya negara Yahudi di dunia, B’timers. Namun, di negara ini ada beberapa destinasi wisata rohani untuk 3 agama, lho, B’timers. Hmm, penasaran, kan? Check this out, yuk, B’timers!

Yerusalem yang dikuasai Israel

Merupakan kota suci bagi 3 agama di dunia, yaitu Yahudi, Kristen dan Islam, Yerusalem diklaim sebagai ibukota Israel, sayangnya tidak diakui secara internasional. Anda bisa mengunjungi Church of the Holy Sepulchre, Dome of the Rock, Israel Museum, Yad Vashem untuk menjelajahi dan menyusuri sekilas catatan sejarah dari masa lalu.

Israel sebagai Destinasi Wisata Rohani 3 Agama | Breaktime
Kapernaum yang sangat berarti bagi umat Kristiani

Tiberias di bantaran Laut Galilea

Kota ini didirikan pada tahun 20 Masehi dan mendapatkan namanya untuk menghormati Kaisar Tiberius dari Romawi. Saat ini Tiberias menjadi sebuah kota pariwisata di utara Israel. Terdapat Kapernaum, Tabgha dan Bukit Sabda Bahagia maupun Gunung Tabor yang terletak di sekitar kota merupakan obyek wisata rohani umat Kristiani.

West Wall atau Tembok Ratapan

Tembok terdekat dengan bait suci ini tempat mengenang dosa para umat Yahudi dan Nasrani. Tembok paling luar dari lingkungan masjid ini disebut juga dengan Tembok Ratapan. Ini bukan tanpa alasan, B’timers. Di West Wall inilah para umat Yahudi dan Nasrani berdoa dan menyelipkan kertas yang berisi permohonan di dindingnya.

Israel sebagai Destinasi Wisata Rohani 3 Agama | Breaktime
Di bukit ini berdiam ribuan makam Yahudi

Bukit Zaitun di timur Yerusalem

Memiliki tiga puncak yang membentang dari utara ke arah selatan. Pegunungan ini terletak di sebelah timur Yerusalem, B’timers. Dengan puncak tertinggi, at-Tur yang memiliki ketinggian sekitar 818 meter. Bukit ini mendapatkan namanya karena pernah ada perkebunan di lerengnya. Di tempat ini terdapat kuburan Yahudi dari 3000 tahun lalu.

Sesekali berlibur sambil mengulik sejarah agama di Israel, tampaknya menarik, ya, B’timers? (NO)

Share This Article