Gili Labak, Destinasi Cantik di Pulau Madura | Breaktime
Gili Labak, Destinasi Cantik di Ujung Pulau Madura
22.01.2016

Apa yang terlintas di benak B'timers saat mendengar kata “gili”? Tentu pulau-pulau kecil indah yang berada di sekitar Lombok, Nusa Tenggara Barat. Salah satu “gili” yang cukup terkenal tak lain adalah Gili Trawangan.

Namun, siapa yang menduga bahwa “gili” tak hanya terdapat di Lombok. Provinsi Jawa Timur ternyata juga punya “gili” (yang dalam bahasa setempat berarti pulau kecil) yang tak kalah cantiknya dengan Lombok, yaitu Gili Labak.
 
Gili Labak berada di wilayah Madura. Untuk menuju destinasi ini wisatawan harus menyeberang dari Pelabuhan Kalianget atau Dermaga Tanjung Sumenep. Penyeberangan dengan perahu motor ini memakan waktu sekitar dua jam.

Pulau yang masuk wilayah Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep ini mempunyai luas sekitar 5 hektar dan dapat dikelilingi dengan berjalan kaki kurang lebih 30 menit. Pulai ini dihuni sekitar kurang lebih 35 kepala keluarga.

Gili Labak, Destinasi Cantik di Pulau Madura | Breaktime
Pasir putih dan perairan laut yang bersih di Gili Labak

Gili Labak merupakan pulau kecil dengan pasir putih, biru laut dan desiran ombak yang tenang. Bahkan, pulau yang berada paling ujung timur Madura ini masih belum banyak diketahui sehingga belum banyak wisatawan yang berkunjung ke pulau cantik ini.
Konon pulau ini dulunya bernama Pulau Tikus, karena dulu banyak terdapat tikus di pulau ini. Namun karena keindahan pulau ini melebihi nama aslinya (Pulau Tikus), nama pulau ini diganti menjadi Gili Labak yang lebih enak disebut dengan dialek bahasa Madura.
Gili Labak sangat cocok bagi wisatawan penggemar pantai, laut, dan wisata bawah laut. Pulau ini mempunyai pemandangan bawah laut yang masih alami dan sangat indah. Bagi B'timers yang ingin diving atau snorkeling di pulau ini­ diharapkan membawa peralatan sendiri karena belum tersedia tempat persewaan.

Gili Labak, Destinasi Cantik di Pulau Madura | Breaktime
Snorkeling menikmati keindahan bawah laut Gili Labak

Fasilitas akomodasi dan penunjang di Gili Labak masih tergolong minim. Selain itu listrik hanya menyala pada malam hari. Demikian pula dengan warung makan, belum banyak yang bisa kita temui di pulau ini, sehingga sebaiknya B'timers yang menuju Gili Labak membawa bekal sendiri. Untuk penginapan, bisa menginap di rumah warga atau mendirikan tenda di pantai.
Meskipun fasilitas yang ada masih sangat sederhana, namun Gili Labak memiliki keindahan alam yang masih alami dan sepi sehingga layak dijadikan destinasi petualangan berikutnya bagi B'timers penggemar wisata bahari. (ZA)

Share This Article