Parade Jalanan Festival Chingay Singapura | Breaktime
Gemerlap Parade Jalanan Festival Chingay Singapura
04.03.2016

Sepanjang Februari hingga awal Maret, B'timers yang berkunjung ke Singapura bisa menikmati nuansa festival jalanan terbesar di Asia, yaitu Chingay Parade.

Parade ini merupakan festival tahunan yang digelar dalam suasana Tahun Baru China di Singapura. Chingay tak hanya menampilkan budaya Tionghoa, tetapi juga pertujukan seni dan budaya multikultural dari berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Kata Chingay berasal dari bahasa Mandarin zhuang yi yang dalam dialek Hokkien berarti "seni kostum dan topeng". Chingay Parade merupakan tampilan warisan multikultural Singapura yang sangat beragam.

Tahun ini merupakan Chingay edisi ke-51 dan mengangkat tema "Lights of Legacy, Brighter Singapore". Festival ini sudah digelar selama empat dekade dan selalu menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Singapura.

Parade Jalanan Festival Chingay Singapura | Breaktime
Atraksi naga dari China yang tampil di festival Chingay

Berbagai kesenian khas Singapura yang merupakan campuran budaya Cina, Melayu, India, dan kaum ekspatriat Eropa menjadi warna tersendiri dalam festival ini. Tak ketinggalan pesta kembang api yang meriah pada awal dan akhir acara.

Pembukaan festival Chingay di arena Sirkuit F1 Singapura adalah event yang paling ditunggu wisatawan karena berlangsung hanya dua hari. Sekitar 10 ribu pementas turut memeriahkan acara ini. Seribu pementas di antaranya merupakan peserta dari luar negeri, termasuk Indonesia.

Hujan deras yang mengguyur arena Sirkuit F1 mulai sore hingga malam tak menyurutkan semangat para pementas Chingay serta 100 ribu penonton yang hadir. Perdana menteri Singapura Lee Hsien Loong pun turun langsung mengikuti parade meskipun hujan deras.

Parade Jalanan Festival Chingay Singapura | Breaktime
Hujan deras di hari pertama tak menyurutkan semarak festival Chingay

Wakil Indonesia pun tampil memukau di ajang pembukaan Chingay Parade 2016. Indonesia merupakan kontingen luar negeri dengan jumlah peserta terbanyak di Chingay tahun ini.

Salah satu wakil Indonesia yang banyak mendapat pujian adalah kontingen dari Yogyakarta dengan konsep gunungan dari ritual upacara Gerebeg Yogyakarta Costume Festival. Tak jarang mereka menjadi sasaran foto bersama dan selfie oleh peserta dari negara lain.

Parade Jalanan Festival Chingay Singapura | Breaktime
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pun larut dalam parade Chingay

Penampilan kontingen Jogja di Chingay Parade 2016 ini sekaligus menjadi pemanasan sebelum tampil di ajang World Costume Festival 2016 di Filipina.

B'timers yang ketinggalan event pembukaan Chingay tak perlu kecewa karena festival ini akan terus berlangsung hingga 12 Maret. Wisatawan maupun warga lokal bisa menikmati parade Chingay di Ang Mo Kio Park pada 20 Februari, kemudian 27 Februari di Sembawang, 5 Maret di Toa Payoh, 12 Maret di Aljunied dan beberapa lokasi lain seperti Tanjong Pagar, Nee Soon, dan Jalan Besar. (ZA)

Share This Article