Eksotisme Wisata Kuno dan Modern di Lebanon | Breaktime
Eksotisme Wisata Kuno dan Modern di Lebanon
07.09.2017

Siapa bilang negara-negara di Timur Tengah identik dengan peperangan tiada henti? Meski berbatasan secara langsung dengan Israel dan Suriah, Lebanon telah kembali damai dan tak lagi mengalami perang saudara sejak tahun 1990 dan telah mengakhiri perang dengan Israel sejak tahun 2006. Hingga kini, pariwisata tetap menjadi salah satu sumber pemasukan utama dalam perekonomian Lebanon. Negara yang terkenal dengan perpaduan budaya Arab dan Mediterania serta berbagai sekte agama yang hidup berdampingan secara harmonis ini juga populer dengan ibukota Beirut yang dijuluki sebagai “Paris dari Timur Tengah.”

Negara yang kini telah kembali bangkit dari keterpurukan akibat perang berkepanjangan tersebut menawarkan banyak destinasi wisata khas mulai dari reruntuhan arsitektur Romawi kuno, bangunan masjid dan gereja bersejarah, serta pesona tepi laut Mediterania. B’timers juga bisa menikmati berbagai wisata kontemporer seperti gemerlap kehidupan malam, wisata kuliner ala Timur Tengah, dan tak lupa kawasan resort ski di pegunungan bersalju. Sudah siap menjelajah eksotisme negeri Lebanon bersama Breaktime?

Eksotisme Wisata Kuno dan Modern di Lebanon  | Breaktime
Fenomena salju Timur Tengah di Faraya Ski Resort

B’timers mungkin tak menyangka bahwa kawasan Timur Tengah yang identik dengan padang pasir gersang rupanya memiliki lokasi wisata ski di gunung bersalju. Hal tersebut rupanya menjadi alasan utama mengapa negara ini diberi nama Lebanon. Kata Lebanon sendiri berasal dari bahasa Semit yang berarti putih susu yang merujuk pada puncak bersalju di Gunung Lebanon. Nikmati sensasi berseluncur es di berbagai spot wisata ski di Lebanon, seperti The Cedars, Laqlouq, Fakra, Qanat Bakich, Zaarour, dan yang paling populer adalah Faraya Mzaar di Kfardebian yang merupakan lokasi wisata resort ski es termegah di Timur Tengah. Terletak hanya sekitar 1 jam perjalanan dari Beirut, resort ski yang mulai populer sejak tahun 1950-an ini menawarkan 42 slopes dan track ski sepanjang 80 kilometer. Anda tak perlu repot membawa peralatan ski sendiri karena dapat menyewa dengan biaya yang tak sampai 500 ribu Rupiah.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Eksotisme Wisata Jogja Terbaru Bikin Haru

Keunikan wisata di negeri empat musim ini terutama dapat Anda nikmati pada saat musim dingin antara bulan November hingga Februari. Dalam hari yang sama, Anda dapat bermain salju dan ski di pegunungan lalu melanjutkan dengan berjemur di pantai sambil menikmati panorama laut Mediterania. Beberapa pantai terkenal di Lebanon ialah Tyre Beach, Bonita Bay, dan Lazy B Beach. B’timers yang ingin menikmati suasana pantai Lebanon secara gratis dapat berkunjung ke Tyre Beach tanpa dipungut biaya sepeser pun. Bonita Bay, sebaliknya, merupakan kawasan wisata yang cukup mahal karena merupakan lokasi yang sangat bagus untuk menimati panorama lautan Mediterania. Pemandangan spektakuler lautan di malam hari serta fasilitas kolam renang membuat Anda tak rugi sudah membayar mahal di sini. Anda juga bisa berkunjung ke Lazy B Beach dengan biaya yang cukup terjangkau untuk menyaksikan sunset sambil wisata kuliner di berbagai restoran kelas atas. 

Eksotisme Wisata Kuno dan Modern di Lebanon  | Breaktime
Reruntuhan arsitektur Romawi kuno di Baalbek

Liburan Anda di Lebanon tak akan lengkap tanpa mengunjungi reruntuhan arsitektur Romawi kuno di kota tua Baalbek. Namanya berasal dari nama Dewa Baal yang pernah disembah bangsa Phoenicia sebelum sempat diganti menjadi Heliopolis pada zaman Yunani kuno. Kota ini juga pernah menjadi salah satu pusat kebudayaan Romawi kuno yang terbukti dengan didirikannya kuil raksasa sebagai persembahan bagi Dewa Jupiter. Meski sempat rusak akibat dijadikan benteng perlindungan pada masa Dinasti Islam Bani Ummayah dan Abbasiyah lalu terkena gempa hebat pada tahun 1759, kemegahan berbagai kuil kuno di Baalbek masih bisa Anda saksikan hingga kini. Uniknya, di sini sering diadakan berbagai pertunjukan kesenian, termasuk Reog Ponorogo dan Sendratari Ramayana pada tahun 2009.

Eksotisme Wisata Kuno dan Modern di Lebanon  | Breaktime
Salah satu sudut di Museum Gibran

Lebanon belum sempurna tanpa menyebut Kahlil Gibran. Pujangga kenamaan yang terkenal dengan karya bertajuk Sang Nabi ini diabadikan dalam kediaman masa kecilnya yang kini dijadikan Museum Gibran di desa kecil Bsharri di kawasan Khadisa, Lebanon Utara. Selain berisi berbagai maestro seni karya Kahlil Gibran, museum ini juga menjadi saksi harmonisnya hubungan antara pemeluk agama Islam dan Kristen di Lebanon.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tempat Wisata Edukasi Anak di Kawasan Jawa Timur

Lanjutkan wisata sejarah Anda ke Byblos yang ditasbihkan sebagai kota tertua di dunia selain Damaskus dan Jericho. Namanya juga menjadi asal mula kata Injil / Bible yang berarti papyrus. Kota yang telah dihuni oleh peradaban kuno bangsa Phoenician sejak tahun 7000 sebelum Masehi ini tersohor dengan corak kehidupan lautnya seperti kampong nelayan, dermaga, dan perdagangan. Saat ini, Byblos banyak dikunjungi untuk menyaksikan saksi sejarah peradaban Mediterania kuno.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Liburan Tanpa Paspor, Kunjungi Pulau-Pulau Ini!

Selain berbagai destinasi wisata unik tersebut, B’timers juga menikmati kehidupan malam dan pusat perbelanjaan Lebanon di kawasan downtown maupun mengadu peruntungan di Casino du Luban. Tak sabar menikmati wisata di salah satu negara tertua dunia ini? (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE