Eksotisme Sejarah Di Komplek Pura Goa Gajah | Breaktime
Eksotisme Sejarah Di Komplek Pura Goa Gajah
24.02.2017

Bali sudah menjadi salah satu destinasi internasional yang ada di Indonesia. Ini karena Bali punya banyak destinasi yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah pantai. Tetapi beberapa tahun terakhir ini meskipun pantai masih menjadi primadona di kalangan wisatawan, mulai bermunculan destinasi baru seperti air terjun, danau, dan tempat-tempat bersejarah.

Jika ditelusuri lebih dalam lagi, B’timers akan menemukan tempat-tempat indah selain pantai, lho. Nggak percaya? Ambil saja salah satu, Goa Gajah. Pernahkah Anda mendengar tempat wisata ini di Bali? Jika belum pernah, Breaktime akan beri informasi menariknya untuk Anda.

Sebenarnya, Goa Gajah bukan destinasi baru di Bali. Namun, memang namanya tidak setenar Bedugul. Goa Gajah ini letaknya ada di Ubud. Hampir setiap hari juga tempat wisata ini ramai dikunjungi wisatawan domestik ataupun mancanegara. Lokasi tepatnya berada di sebelah barat Desa Bedulu, Kecamatan Blanbatuh, Kabupaten Gianyar. Kalau Anda datang dari kota Denpasar harus menempuh jarak sejauh 26 km.

Eksotisme Sejarah Di Komplek Pura Goa Gajah | Breaktime
Komlplek Pura Goa Gajah (Photo by Google)

Nama Goa Gajah sendiri berasal dari kata Lwa Gajah yang berarti vihara tempat pemujaan para Bhiksu dari agama Buddha yang terletak di tepi sungai. Bahkan nama Lwa Gajah juga tercantum dalam Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 Masehi.

Tempat ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Sri Bedulu. Bangunan ini dulunya tertimbun tanah, sehingga tidak nampak kalau ternyata ada bangunan seluas dan sebesar ini. Sampai akhirnya pada tahun 1923, seorang arkeolog L.C. Heyting menemukannya termasuk patung-patung seperti Ganesha, Tri Langga, dan Dewi Hariti. Penelitian terus dilakukan sampai tahun 1979 dan berhasil menemukan bangunan lainnya yang lebih lengkap.

Bangunan-bangunan lainnya selain patung-patung tersebut adalah patung bidadari atau Widyadhari. Terdapat pula bangunan lain di sekitar kolam, namun sayangnya sudah hancur karena gempa bumi dan hanya tersisa reruntuhannya saja.

Eksotisme Sejarah Di Komplek Pura Goa Gajah | Breaktime
Nuansa sejarah dan spiritual berpadu sempurna (Photo by Google)

Tempat ini dikelilingi oleh pepohonan hijau yang membuat suasana semakin asri. Ketika sampai di sana, Anda bisa melihat keseluruhan komplek Goa Gajah dari tangga. Ketika mulai turun ke bawah, Anda bisa mendengar gemericik air yang keluar dari arca. Goa Gajah itu sendiri letaknya tidak jauh dari pancuran arca tersebut.

Ketika berada di pintu goa, hanya bisa dilewati oleh satu orang. Di bagian pintu goa dihiasi dengan ukiran-ukiran dan dua patung penjaga. Bagian dalam Goa Gajah ini membentuk huruf T dengan tinggi ruangan sekitar 2 meter dan lebar hanya 2 meter. Saat memasuki goa, Anda akan menemui ceruk di bagian kanan dan kiri yang pada jaman dahulu digunakan sebagai tempat bertapa. Di ujung lorong, terdapat sebuah arca Ganesha dan di lorong bagian timur terdapat 3 lingga.

Pura Goa Gajah ini sangat penting bagi masyarakat Bali dengan segala kesederhanaannya. Yup, memang jika mengunjungi Goa Gajah akan begitu terasa suasana sejarah dan spiritual khas Bali. Kalau nggak percaya B’timers harus menyempatkan mengunjungi pura ini ketika sedang berlibur ke Bali. (vpd) 



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE