Diam-Diam 4 Kota Di Indonesia Ramah Pejalan Kaki | Breaktime
Diam-Diam 4 Kota Di Indonesia Ramah Pejalan Kaki
07.08.2017

B’timers malas berjalan kaki? Ternyata Anda tak sendiri. Hasil riset yang melibatkan 700.000 sampel penelitian dari seluruh dunia dan diadakan para peneliti dari Universitas Stanford, Amerika Serikat membuktikan bahwa dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, masyarakat Indonesia termasuk yang paling malas berjalan kaki. Dibandingkan dengan warga Hongkong yang berjalan kaki sebanyak 6.880 langkah tiap harinya, warga Indonesia hanya berjalan kaki sebanyak 3.513 langkah saja.

Padahal, tahukah Anda bahwa berjalan kaki bermanfaat bagi wisatawan, terutama yang sedang on budget? Selain untuk menghemat ongkos kendaraan umum maupun menyewa kendaraan pribadi, berjalan kaki juga dapat membawa Anda menelusuri sudut-sudut menarik nan tersembunyi di kota destinasi wisata Anda. Berikut ini rangkuman 4 kota destinasi wisata di Indonesia yang ramah bagi pejalan kaki.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Aneh Tapi Nyata, Aneka Museum Nyentrik di Dunia!

Salah satu kota di Indonesia yang terkenal paling ramah bagi pejalan kaki ialah Bandung. Selain hawanya yang sejuk, terdapat trotoar lebar yang menghiasi sepanjang jalan. Kota yang disebut juga sebagai Parijs van Java ini sangatlah cocok bagi para turis untuk dieksplorasi dengan berjalan kaki, mulai dari melihat pemandangan gedung-gedung khas Belanda hingga deretan toko pecinan, lalu kafe-kafe, dan pusat perbelanjaan modern. Sepanjang pagi dengan hangatnya mentari maupun sore yang teduh, B’timers dapat berjalan kaki mulai dari Hotel Panghegar hingga Jalan Asia Afrika, salah satu tempat paling bersejarah di Kota Bandung.

Kemudian, lanjutkan eksplorasi Anda di Kota Kembang dengan berjalan ke arah Alun-alun, Masjid Agung, Kantor Pos, hingga Jalan Braga dan berakhir di Balai Kota. Jika lelah berjalan kaki, Anda dapat duduk-duduk santai di bangku taman yang disediakan di sepanjang trotoar, atau masuk saja ke kafe-kafe yang akan banyak Anda jumpai di sepanjang jalan untuk menikmati minuman hangat dan kudapan khas Bandung yang terkenal lezat. Lanjutkan kembali wisata Kota Bandung Anda dengan berjalan kaki ke arah Jalan Insinyur Juanda, atau yang lebih terkenal dengan nama beken Dago hingga berujung ke Gedung Sate. 

Diam-Diam 4 Kota Di Indonesia Ramah Pejalan Kaki | Breaktime
Bukittinggi diam-diam ramah pejalan kaki (trijaya-travel.com)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Destinasi Tempat Rekreasi di Jogja Tak Biasa

Usai dari Bandung, lanjutkan wisata Anda ke Jogjakarta. Ibukota provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta ini terkenal dengan wisata budayanya sekaligus desain tata kota yang sangat nyaman untuk Anda jelajahi dengan berjalan kaki. Sesampainya Anda di Jogjakarta, silahkan naik andong terlebih dahulu untuk mengelilingi kota sembari menghapal ruas-ruas jalan dan pusat-pusat wisata yang hendak Anda kunjungi selanjutnya. Saat berjalan kaki, Anda tak perlu khawatir akan nyasar karena bentuk kota Jogjakarta yang simetris sehingga lebih mudah dikelilingi dari ujung ke ujung. Mulailah perjalanan Anda dari Stasiun Tugu ke arah kompleks Malioboro.

Selain tempat penginapan dan warung jajanan khas, Anda juga bisa mendapati berbagai kios-kios yang menjajakan suvenir unik Kota Keraton ini di sepanjang gang Malioboro. Anda juga bisa berbelanja oleh-oleh atau berwisata kuliner di Pasar Beringharjo, sebelum mengunjungi gedung bekas penjajahan Belanda, Benteng Vredeburg. Usai menjelajahi Malioboro, B’timers dapat melanjutkan perjalanan ke Taman Sari, bekas pemandian para puteri raja, serta Keraton dan berbagai Museum yang terletak di sekitarnya. Jangan lupa untuk berjalan kaki mengitari pesona Alun-alun Kidul di malam hari lalu menikmati sajian kuliner petang khas Jogjakarta seperti warung angkringan, kopi joss, hingga sate klathak.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
3 Bandara Indonesia Masuk Top 10 Dunia

Bosan dengan destinasi wisata di Pulau Jawa? Cobalah kunjungi Kota Bukittinggi. Terkenal dengan ikon khas Jam Gadang, kota kecil sejuk di Provinsi Sumatera Barat ini juga bisa menjadi alternatif wisata asyik bagi para pejalan kaki. Kota Bukittinggi juga terkenal dengan Ngarai SIanok yang merupakan salah satu ngarai tercantik di Indonesia. Tak jauh dari situ, Anda dapat berjalan kaki menuju Goa Jepang yang merupakan bekas penjajahan Jepang pada masa Perang Dunia II. Jangan lupa untuk berjalan kaki melintasi Jembatan Limpapeh yang langsung menghubungkan Anda dengan Kebun Binatang. Lanjutkan perjalanan kaki Anda untuk napak tilas sejarah Kemerdekaan Indonesia di Rumah Bung Hatta, maupun wisata kuliner di Pasar Atas dan Pasar Bawah.

Terakhir, lengkapi liburan Anda dengan melangkahkan kaki ke Ubud, Bali. Berbeda dengan riuhnya wisata di Kuta dan berbagai kota besar di Bali, Ubud terkenal dengan suasana perbukitan yang syahdu. Jelajahi budaya lokal dan adat istiadat Bali dengan berjalan kaki sepanjang Ubud. Rindangnya pepohonan dan hamparan sawah akan membuat perjalanan Anda tak terasa. Lelah berjalan kaki di Ubud yang memiliki kontur lumayan menanjak? Jangan khawatir, banyak persewaan sepeda yang akan membawa Anda mengunjungi berbagai galeri seni dan pura Hindu di kawasan pedesaan Ubud. (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE