Destinasi Wisata Religi di Surabaya. Wujud Pembelajaran Tenggang Rasa antar Sesama | Breaktime
Destinasi Wisata Religi di Surabaya. Wujud Pembelajaran Tenggang Rasa antar Sesama
15.05.2018

Beberapa hari ini kabar duka datang dari banyak pelosok negeri ini, salah satunya Surabaya. Kota terbesar kedua di Indonesia dan jadi salah satu pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara. Jadi kebayang kan pentingnya kota Surabaya buat Indonesia. Dengan mayoritas penduduk muslim yang tinggal di sana, membuat Surabaya adalah kota yang terbuka untuk siapa saja. Salah satu kegiatan yang bisa kamu lakukan di sini, yaitu pergi ke tempat wisata religi di Surabaya.

Gereja Kepanjen


image-panoramiocom

Letaknya nggak jauh dari Tugu Pahlawan. Gereja ini dibangun tahun 1899 dengan arsitektur bergaya klasik Eropa. Tembok khas dengan batu bata merah dirancang oleh kolaborasi arsitek Belanda dan Indonesia dengan konsep Neo Gotik.

Patung Budha 4 Wajah


image-eastjavacom

Patung dengan tinggi 36 meter yang terletak di lahan seluas 1,5 hektar. Patung dengan ciri khas 4 wajah Budha, menghadap ke semua penjuru ini memiliki arti pengasih, murah hati, adil dan meditasi.

Masjid Cheng Hoo


image-ksmtourcom

Mau yang bernuansa yang nggak kalah unik? Kamu bisa mengunjungi Mesjid Cheng Hoo. Mesjid yang kental dengan nuansa Tionghoa ini diambil dari nama seorang Laksamana yang menyebarkan agama islam dari Tionghoa, Cheng Hoo pada Dinasti Ming (1368-1643). Kalau kamu ke sini ornamen dan keseluruhan bangunannya nggak terlihat seperti masjid. Indah dengan cara berbeda.

Pura Jagad Karana


image-indonesiakayacom

Surabaya tapi rasa Bali. Ini yang akan kamu rasakan kalau ke Pura ini. Kawasan Pura dibagi jadi 3 bagian. Mandala Utama, Bagian utama terdapat Patung GaneshaMandala Madya, berbatasan dengan Mandala Utama terdapat tempat gamelan dan kantor secretariat Agama Hindu dan Mandala Nista, bagian luar.

Klenteng Hong Tiek Hian


image-panduanwisataid

Berlokasi dekat Jembatan Merah membuat Klenteng ini begitu terkenal di Surabaya. Dibangun sejak kerajaan Majapahit bisa kebayang tuanya seperti apa ya. Jadi ya pantas aja kalau bangunan ini merupakan Klenteng tertua di Surabaya. Bangunan ini terpisah oleh gang kecil. Kedua bagian Klenteng dihubungkan dengan jembatan 2 ekor Naga. Di dalam Klenteng sendiri terdapat Altar Budha, Patung Dewi Kwan Im dan wujud dari dewi-dewi kepercayaan Khonghucu.

Dengan berwisata religi kamu bisa menanamkan keberagaman lebih baik lagi, guys. Bahwa hidup rukun, damai dan saling menjaga selalu diajarkan oleh tiap agama. Jangan sampai terpecaah belah dan Indonesia tetap satu. Merdeka!



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE