Destinasi Langka Dunia, Gumuk Pasir Parangkusumo | Breaktime
Destinasi Langka di Dunia, Gumuk Pasir Parangkusumo
21.07.2016

Apa yang Anda bayangkan jika mendengar kata padang pasir, B’timers? Terlalu jauh untuk dikunjungi, tentunya. Eits, tunggu dulu! Karena Indonesia juga punya tujuan wisata unik dengan hamparan pasir yang membentang, lho, B’timers. Dan destinasi unik yang termasuk langka di dunia ini terletak di Kota Yogyakarta. Namanya Gumuk Pasir Parangkusumo, B’timers. Ini keunikannya!

Destinasi Langka Dunia, Gumuk Pasir Parangkusumo | Breaktime
Berani turuni bukit pasir dengan papan seluncur, B’timers?

Destinasi wisata unik dan langka yang ada di dunia

Baru sekali ini Anda mendengar ada padang pasir di Kota Gudeg ini, B’timers? Padang pasir yang terletak di sepanjang muara Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis ini sebenarnya sebatas sebutan dari warga sekitar saja, B’timers. Jika dilihat dari Bahasa Jawa, Gumup Pasir Parangkusumo berarti gundukan atau tumpukan pasir.

Awal mula terbentuknya gurum pasir ini tidak lepas karena adanya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Kali Opak, Kali Progo dan Pantai Parangtritis, B’timers. Ya, gundukan pasir dalam jumlah besar yang ada merupakan material yang berasal dari abu vulkanik gunung yang terbawa oleh aliran sungai-sungai yang ada di sekitarnya.

Terbentuk selama ribuan tahun, Gumuk Pasir Parangkusumo tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik banyak wisatawan, melainkan juga sebagai objek penelitian, B’timers. Jika Anda berkunjung ke tempat ini, siapkan fisik, ya? Karena suhu di sini terbilang cukup ekstrem. Suhu saat siang sangat panas terik, sementara saat malam, suhu akan turun secara drastis.

Yang unik dari spot ini adalah, jumlahnya di dunia hanya ada dua, lho, B’timers. Gundukan pasir besar lainnya ada di Meksiko. Selain menarik untuk dijadikan latar belakang foto, ada kegiatan yang bisa Anda lakukan di Gumuk Pasir Parangkusumo. Ski pasir atau sandboarding yang menantang bisa Anda coba di sini, B’timers. Jangan mengaku petualang sejati jika belum mencobanya!

Siap adu nyali menuruni bukit pasir dengan papan seluncur, B’timers? (NO)

Share This Article