Cerita di Balik Rumah Doa Bukit Rhema Jogjakarta | Breaktime
Cerita di Balik Rumah Doa Bukit Rhema, Jogjakarta
02.06.2016

Jogjakarta is a never ending story. Dan jika Anda datang ke Desa Gombong, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, aka nada sebuah bangunan misterius yang akan membuat wasa penasaran keluar. Jalan setapak menuju Bukit Menoreh akan membawa Anda, B’timers.

Bangunan itu lebih dikenal dengan sebutan Gereja Ayam. Ini disebabkan karena desain bangunannya yang mirip seekor ayam, lengkap dengan ekor dan kepalanya. Padahal menurut cerita dari pembuatnya, bangunan tersebut direncanakan seharusnya meniru bentuk burung merpati.

Rumah doa unik Bukit Rhema

Anda bisa mampir setelah selesai menikmati keindahan matahari terbit di Bukit Puthuk Setumbu. Susuri jalan setapak ke arah Menoreh. Puncak menara dari rumah doa yang unik akan menyapa Anda dari kejauhan.

Jika dilihat dari udara, bangunan tersebut menyerupai burung raksasa di tengah hutan. Karena di sekitarnya masih terdapat pepohonan rindang dan belukar, maka tak heran udara di tempat ini terasa begitu sejuk, B’timers.

Cerita di Balik Rumah Doa Bukit Rhema Jogjakarta | Breaktime
Menara Gereja Ayam dengan latar belakang menakjubkan

Tarif untuk menikmati rumah doa

Sang penjaga pintu bangunan, Yono, hanya menarik biaya RP 5.ooo bagi wisatawan yang ingin masuk dan menjelajahi bagian dalam Gereja Ayam. Anda bahkan diperbolehkan untuk memanjat hingga bagian puncak menaranya, lho.

Bagian utama Gereja Ayam merupakan sebuah aula dengan ukuran yang sangat besar dan tak nampak perabotan apapun, B’timers. Karena kehabisan dana, terlihat beberapa bagian dari bangunan sempat terabaikan dan menjadi kumuh.

Daniel Alamsjah, sang pemilik bangunan mengaku mendapat firasat untuk mendirikan bangunan doa di atas sebuah bukit. Dan di Bukit Menorehlah dia membeli sepetak tanah untuk mewujudkan mimpinya tersebut, B’timers.

Dari puncak menara, Anda akan mendapatkan pemandangan indah di sekitar Bukit Menoreh. Bahkan Candi Borobudur yang agung pun tampak di kejauhan. Dengan ditemani nyanyian burung hutan dan suasana yang tenang, siapapun akan merasa nyaman berlama-lama di sini. (NO)

Share This Article