Cagar Biosfer Baru Indonesia Ada di Bromo | Breaktime
Cagar Biosfer Baru Indonesia Ada di Bromo
21.06.2015

B'timers pernah berkunjung ke Bromo? Salah satu destinasi wisata favorit wisatawan domestik maupun mancanegara di Jawa Timur tersebut baru-baru ini mendapat penghargaan prestisius dari UNESCO.
 
Gunung Bromo yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diakui sebagai Cagar Biosfer Indonesia oleh UNESCO melalui sidang International Co-ordinating Council di Paris, awal Juni 2015.
 
Selain Bromo, destinasi lainnya di Indonesia yang mendapat penghargaan serupa adalah Taman Nasional Laut Takabonerate di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
 
Bromo dan Takabonerate menjadi cagar biosfer kesepuluh yang dimiliki Indonesia setelah Cibodas, Pulau Komodo, Lore Lindu, Tanjung Puting, Gunung Leuser, Siberut, Giam Siak Kecil dan Pulau Batu, serta Wakatobi.

Cagar Biosfer Baru Indonesia Ada di Bromo

Cagar biosfer adalah di darat, laut, atau pantai yang dikelola secara inovatif dengan tujuan menyinergikan penduduk lokal dengan lingkungannya. Selain itu cagar biosfer juga bertujuan menggabungkan pelestarian keanekaragaman hayati dengan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.
 
Konsep Cagar Biosfer digagas UNESCO sejak tahun 1971 dan saat ini jumlahnya telah mencapai 647 cagar biosfer yang tersebar di 120 negara di penjuru dunia. Indonesia dengan keanekaragaman dan kekayaan alamnya, masih berpeluang untuk terus menambah jumlah cagar biosfer di Nusantara.

Cagar Biosfer Baru Indonesia Ada di Bromo

Sejumlah Cagar Biosfer UNESCO juga tersebar di lintas batas negara, antara lain Danau Tonle Sap di Kamboja, Mareaux Hippopotamus di Burkina Faso, dan Pantanal di Brasil. 
 
Kini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga cagar biosfer Nusantara yang telah diakui UNESCO. Kearifan budaya lokal, keindahan alam, dan kunjungan wisatawan yang teredukasi dengan baik berpotensi menjadikan Indonesia sebagai "ibu kota" cagar biosfer dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Share This Article