Berpetualang Ala Afrika di Taman Nasional Baluran | Breaktime
Berpetualang Ala Afrika di Taman Nasional Baluran
18.03.2015

Taman Nasional Afrika

Berada di tengah-tengah padang rumput dengan pemandangan  hewan-hewan liar pasti akan mengingatkan Anda pada suasana alam di Afrika. Tapi B'timers tak perlu jauh-jauh ke Afrika karena suasana seperti itu juga bisa didapatkan di Indonesia, yaitu di Taman Nasional Baluran.

Baluran terletak di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi. Wilayahnya sebagian besar berupa padang rumput dan hutan lindung, dengan beberapa hutan mangrove dan pantai di bagian timur dan utara.

(Baca juga: Pemandangan Bawah Laut Africa Van Java)

Berpetualang Ala Afrika di Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran juga dikenal dengan sebutan "Africa Van Java" karena suasana khas Afrika bisa Anda dapatkan di taman nasional ini. Baik musim panas (kemarau) maupun musim hujan, Baluran tetap menarik dikunjungi karena keunikannya.

Nama "Baluran" sendiri merupakan nama gunung yang berada di tengah-tengah taman nasional seluas 250 kilometer persegi ini. Taman Nasional Baluran memiliki lebih dari 400 jenis tumbuhan, seperti asam Jawa, kemiri, gadung, kepuh, salam, dan pilang. Beberapa jenis tumbuhan di Baluran mempu bertahan di kondisi kering sepanjang tahun.

Berpetualang Ala Afrika di Taman Nasional Baluran

Ibarat padang rumput di Afrika, Baluran pun dihuni oleh berbagai jenis satwa liar, seperti banteng, kerbau, kijang, rusa, babi hutan, kancil, bahkan macan tutul yang konon masih terlihat di kawasan Evergreen hutan Baluran.

Selain hewan-hewan mamalia tersebut, Baluran juga menjadi rumah bagi sekitar 155 jenis burung, di antaranya termasuk burung langka seperti ayam hutan merah, burung rangkong , burung merak, layang-layang api, tuwuk asia, dan bangau tong-tong.

Berpetualang Ala Afrika di Taman Nasional Baluran

B’timers bisa mengamati aktivitas hewan-hewan liar Baluran ini dari sebuah tempat bernama Bekol. Di lokasi ini terdapat dua buah menara pantau. Salah satu menara pantau terdapat binokuler untuk membantu pengamatan satwa sekaligus melihat panorama Gunung Baluran di sebelah barat dan Pantai Bama di sisi timur.

Savana Bekol berjarak kurang lebih 12 km dari pintu masuk Taman Nasional Baluran. Pengunjung dapat menjangkaunya dengan sepeda atau maupun mobil. Sepanjang jalan menuju Bekol, pengunjung dapat menjumpai burung merak, ayam hutan dan berbagai jenis burung lainnya, terutama di kawasan Evergreen.

Berpetualang Ala Afrika di Taman Nasional Baluran

Karena di sisi utara dan timur berbatasan dengan laut, Taman Nasional Baluran juga memiliki beberapa pantai. Pantai-pantai yang bisa dikunjungi di antaranya adalah Bama, Sijile dan Bilik. Di antara ketiganya, Pantai Bama paling mudah diakses dan ramai dikunjungi wisatawan. Pantai Bama yang dikelilingi pasir putih dan hutan mangrove ini juga merupakan habitat lutung, biawak, dan berbagai jenis burung.

Baluran cocok untuk penggemar wisata petualangan, pemerhati flora dan fauna, serta fotografer alam. Habitatnya yang masih alami dan lokasi yang mudah dijangkau menjadikan Baluran sebagai destinasi wisata alam pilihan di Jawa Timur.

Share This Article