Berkunjung ke Masjid Kesultanan Johor Singapura | Breaktime
Berkunjung ke Masjid Kesultanan Johor di Singapura
26.06.2016

Berkunjung ke destinasi muslim saat berlibur ke negara tetangga bisa menjadi pilihan alternatif bagi B'timers yang traveling pada saat bulan Ramadhan.

Singapura bisa menjadi salah satu pilihan destinasi luar negeri yang relatif terjangkau, baik dari biaya maupun jarak. Negeri Merlion memiliki beberapa destinasi muslim, salah satunya adalah Temenggong Daeng Ibrahim Mosque atau Masjid Temenggong Daeng Ibrahim.

Masjid ini beralamat di 30 Telok Blangah Road, karena itulah masjid ini kadang juga disebut sebagai Masjid Diraja Teluk Blangah. Lokasinya berada di seberang jalan Vivo City, mall populer yang berada di dekat Sentosa Island, destinasi populer bagi wisatawan ke Universal Studio Singapore.

Berkunjung ke Masjid Kesultanan Johor Singapura | Breaktime
Halaman depan bangunan masjid Temenggong Daeng Ibrahim yang hijau dan bersih

Yang unik dari Masjid Temenggong Daeng Ibrahim ini adalah status kepemilikan dan wilayahnya. Meski berada di wilayah Singapura, seluruh bangunan dan area masjid ini milik Kesultanan Johor. Meskipun Johor merupakan negara bagian Malaysia, ternyata Masjid Temenggong Daeng Ibrahim ini pun bukan milik Malaysia. Sehingga masjid ini murni dimiliki oleh Sultan Johor dengan wilayah di Singapura.

Bentuk bangunan Masjid Temenggong Daeng Ibrahim ini sepintas tidak tampak seperti Masjid Sultan yang berdiri megah dengan kubah emas-nya. Masjid Temenggong Daeng Ibrahim terlihat sangat sederhana dengan bangunan satu lantai dengan dominasi warna putih dan hijau.

Berkunjung ke Masjid Kesultanan Johor Singapura | Breaktime
Peta lokasi Masjid Temenggong Daeng Ibrahim yang terletak di dekat Sentosa Island

Tepat di samping masjid terdapat kompleks makam Kesultanan Johor yang dikenal dengan nama Johor's Royal Mausoleum. Bangunan utama kompleks makam ini adalah sebuah rumah berbentuk istana kecil dengan tembok dicat kuning.

Masjid Temenggong Daeng Ibrahim mulai direnovasi pada tahun 1991 dan dibuka untuk umum mulai tahun 1993 dengan dana renovasi sepenuhnya dibiayai oleh Sultan Johor.

Berkunjung ke Masjid Kesultanan Johor Singapura | Breaktime
Masjid ini ramai didatangi oleh kaum muslim di Singapura untuk sholat berjamaah

Selama bulan puasa, panitia masjid memberikan bingkisan semacam takjil dengan menu bubur ayam dan daging kari khas Singapura kepada setiap jamaah sholat Dzuhur, Ashar, dan Maghrib.

Untuk menuju masjid ini, B'timers yang menggunakan transportasi umum Singapura seperti bis dan SMRT bisa berhenti di stasiun Harbour Front. Khusus untuk bis SMRT, B'timers bisa mengambil rute 10, 30, 57, 61, 65, 80, 97, 100, 131, 143, 166 & 855 dari beberapa lokasi seperti Chinatown, West Coast, dan Jurong East. (za)

Share This Article