Benarkah Komodo Itu Dinosaurus Terakhir Di Bumi? | Breaktime
Benarkah Komodo Itu Dinosaurus Terakhir Di Bumi?
16.05.2017

Komodo atau Varanus komodoensis merupakan satwa endemik di Pulau Rinca dan Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hewan ini sering disebut-sebut sebagai "dinosaurus terakhir" yang masih hidup hingga saat ini. Komodo memang memiliki banyak keunikan dan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Flores.

Berikut tujuh fakta unik tentang komodo yang perlu diketahui B'timers, sehingga lebih waspada dan peduli terhadap satwa purba ini.

Benarkah Komodo Itu Dinosaurus Terakhir Di Bumi? | Breaktime
Seekor komodo betina mampu bereproduksi tanpa perlu pejantan

1. Berasal dari Australia

Nenek moyang reptil raksasa ini ternyata berasal dari Australia. Fosil-fosil komodo berusia 300 ribu sampai 4 juta tahun ditemukan di Australia Timur. Komodo diperkirakan menyebar hingga Flores sekitar 900 juta tahun yang lalu. Komodo di Australia diperkirakan punah saat manusia mulai tiba di benua tersebut sekitar 50 ribu tahun yang lalu.

2. Mampu berlari cepat

Komodo mampu berlari dengan kecepatan 20 kilometer per jam, cukup cepat untuk mengejar mangsa bahkan manusia sekalipun.

3. Reproduksi tanpa seks

Komodo betina mampu bereproduksi secara seksual dan aseksual melalui proses partenogenesis. Dalam proses di lingkungan tanpa pejantan, komodo betina akan menghasilkan telur yang dibuahi oleh dirinya sendiri.

Benarkah Komodo Itu Dinosaurus Terakhir Di Bumi? | Breaktime
Komodo mampu memakan buruan yang lebih besar dari ukuran tubuhnya

4. Makan sebulan sekali

Komodo bisa bertahan hidup dengan hanya makan sebulan sekali. Setelah makan, komodo akan berjemur di bawah matahari untuk mempercepat metabolismenya yang lambat. Setelah selesai mencerna, komodo akan memuntahkan pelet lambung berisi rambut, tanduk, gigi, dan sisa-sisa makanan lainnya.

5. Bisa membunuh hewan yang lebih besar

Komodo dewasa yang panjangnya bisa lebih dari tiga meter dan berat mencapai 200 kilogram bisa membunuh rusa, babi hutan, hingga kerbau. Saat berburu, komodo akan menunggu mangsa yang lewat dan kemudian menyergap dan meninggalkan gigitan yang mematikan.
 

Benarkah Komodo Itu Dinosaurus Terakhir Di Bumi? | Breaktime
Pastikan untuk selalu dalam pantauan ranger saat berfoto dengan Komodo

6. Pemakan bangkai

Meskipun bersifat predator, komodo diketahui lebih sering memakan bangkai daripada berburu. Komodo bisa mencium bangkai dari jarak 10 kilometer dan tak jarang menggali mayat manusia yang dikubur. Oleh karena itu, masyarakat Pulau Komodo membuat makam yang ditumpuk atau dilapisi batu agar tidak dimakan komodo.

7. Kanibal

Komodo juga dikenal sebagai satwa kanibal. Komodo dewasa tidak akan segan-segan untuk memangsa komodo kecil. Hal itu yang membuat komodo kecil biasanya bertahan hidup dengan cara memanjat pohon.

Tak heran jika satwa liar khas Indonesia ini begitu banyak dicari oleh wisatawan. Keunikannya yang bahkan tak dimiliki oleh satwa lain tersebut yang menarik perhatian. Tapi tetap saja, sebagai pelancong kita juga harus tetap waspada terhadap hewan ini dan selalu mengikuti aturan saat berkunjung ke Pulau Komodo.



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE