Belitung, Keindahan Alami di Negeri Laskar Pelangi | Breaktime
Belitung, Keindahan Alami di Negeri Laskar Pelangi
10.03.2015

Sebuah film bisa mengangkat pamor wisata suatu daerah, tak terkecuali film nasional. Salah satunya film layar lebar garapan sutradara Riri Riza yang berjudul Laskar Pelangi. Bahkan, film yang dirilis tahun 2008 ini telah diterjemahkan ke dalam 64 bahasa di hampir 100 negara.
 
Lewat film yang diangkat dari novel karangan Andrea Hirata ini, pamor wisata Pulau Belitung makin terangkat. Keindahan Pulau Lengkuas, Pantai Tanjung Tinggi, dan Replika SD Laskar Pelangi menjadi latar belakang film mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke wilayah yang terletak di timur Pulau Bangka ini.

Belitung, Keindahan Alami di Negeri Laskar Pelangi

Pulau Belitung yang memiliki luas 4800 kilometer persegi ini dibagi menjadi dua kabupaten, yakni Kabupaten Belitung dengan ibukota di Tanjung Pandan, dan kabupaten Belitung Timur yang beribukota di Manggar. Masing-masing kabupaten di Belitung memiliki destinasi wisata yang pantang dilewatkan oleh traveler yang berkunjung ke pulau ini.
 
Tanjung Pandan merupakan pintu masuk utama ke Belitung karena terdapat bandar udara Hanandjoeddin yang melayani penerbangan domestik menuju Jakarta, Pangkal Pinang, dan Palembang. Selain jalur udara, Pulau Belitung juga dapat dijangkau lewat jalur laut yaitu melalui Pelabuhan Tanjung Pandan yang menghubungkan Belitung dengan Pulau Bangka.

Belitung, Keindahan Alami di Negeri Laskar Pelangi

Jalan-jalan ke Belitung berarti Anda akan mendapat tiga pengalaman sekaligus, yaitu wisata pantai, kuliner, dan budaya. Belitung dikelilingi pulau-pulau kecil yang eksotik, salah satunya Pulau Lengkuas dengan trademark mercusuar peninggalan jaman Belanda, serta pulau karang berbentuk kepala Burung Garuda.
 
Selain memiliki pasir putih yang halus dan bersih, pantai-pantai di Belitung juga dipenuhi batuan granit berukuran raksasa yang tersebar hampir di seluruh penjuru pulau. Batu-batuan ini konon terbentuk dari proses selama ratusan juta tahun tahun lalu dan bisa ditemukan di sekitar perairan Riau hingga Natuna.

Belitung, Keindahan Alami di Negeri Laskar Pelangi

Bagi penggemar wisata bawah laut, perairan di sekitar Pulau Lengkuas memiliki taman bawah laut yang masih alami. Terumbu karang, ikan warna-warni, dan biota laut lainnya bisa Anda temui bila snorkeling atau diving di area ini. Penggemar island hopping bisa menikmati Pulau Kepayang, dan penikmat sunset biasanya rela menghabiskan waktu di Tanjung Pendam, Tanjung Kelayang, dan Tanjung Tinggi yang punya beberapa spot sunset yang cantik.
 
Seperti halnya Pulau Bangka, Belitung juga dikenal sebagai penghasil timah. Usaha pertambangan timah sudah dimulai sejak jaman penjajahan Belanda dengan mendatangkan banyak buruh tambang dari Tiongkok. Para buruh ini kemudian menetap dan hidup bermasyarakat dengan penduduk lokal hingga sekarang. Inilah yang membuat budaya di Belitung sangat kental bernuansa Tionghoa berpadu dengan Melayu.

Belitung, Keindahan Alami di Negeri Laskar Pelangi

Kuliner dan kopi adalah dua hal yang terpisahkan dari Belitung. Mayoritas penduduk ini merupakan suku Melayu dan keturunan Tionghoa. Karena itu mayoritas kuliner khas Belitung mengandung citarasa Chinese food yang dipadu dengan seafood khas Belitung. Warung kopi juga akan Anda temui hampir di sepanjang jalan Belitung Timur, beberapa di antaranya ada yang turun temurun hingga tiga generasi. Tidak heran, kota Manggar pun memiliki julukan "Kota Seribu Warung Kopi".

Share This Article