Budaya Umat Buddha Di Pagoda Avalokitesvara | Breaktime
Belajar Budaya Umat Buddha Di Pagoda Avalokitesvara
27.12.2016

Indonesia bukan hanya lahir dengan keragaman wisata, budaya, dan adat istiadat. Indonesia juga punya keragaman agama. 5 agama berbeda mampu hidup rukun di Negeri ini. Salah satunya Buddha. Agama yang bisa dibilang minoritas di Indonesia ini, nyatanya mampu hidup berdampingan.

Meski begitu, Buddha juga punya beberapa tempat sembahyang yang tersebar di hampir seluruh Indonesia. Salah satunya yang ada di Semarang. Namanya Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong. Letaknya berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Semarang.

Pagoda ini memiliki banyak fakta menarik, lho. B’timers. Pertama, pagoda ini menjadi yang tertinggi di Indonesia, lho! Bagaimana tidak, selain dibangun di atas tanah seluas 2,25 hektar, pagoda ini punya tinggi 45 meter. Wow!

Dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong, terdapat dua bangunan utama yaitu Pagoda Avalokitesvara atau yang disebut juga dengan Pagoda Dewi Kwan Im dan Vihara Dhammasala. Keduanya dibangun pada tahun 1955.

Budaya Umat Buddha Di Pagoda Avalokitesvara | Breaktime
Pagoda tertinggi di Indonesia ada di Semarang, lho! (Photo by Google)

Bangunan ini baru resmi didirikan pada tahun 1957 yang juga merupakan vihara pertama di Indonesia setelah keruntuhan kerajaan Majapahit. Saat itu, hanya merupakan vihara kecil yang kemudia direnovasi oleh Sangha Theravada Indonesia dan diresmikan lagi pada 2006.

Seperti yang sudah dikatakan bahwa sebutan lain dari pagoda ini adalah Pagoda Dewi Kwan Im. Ternyata tak hanya itu, vihara ini juga disebut dengan Pagoda Metakaruna yang menggambarkan cinta dan kasih sayang.

Pagoda ini dipakai sebagai tempat pemujaan pada Dewi Kwan Sie Im Po Sat. Dewi Kwan Im dimuliakan karena dianggap sebagai penyebar dan mengalirkan kasih sayang pada umat manusia.

Budaya Umat Buddha Di Pagoda Avalokitesvara | Breaktime
Pagoda ini jadi tempat umat Buddha menyembah Dewi Kwan Im. (Photo by wisataterindah.net)

Tak hanya itu, bangunan ini juga menerapkan konsep octagonal yang bermakna pat kwa yang berarti perlindungan seluruh umat manusia.

Pagodanya pun memiliki makna yang begitu dalam. Dibangun dengan tujuh tingkat yang bermakna bahwa tujuh tingkatan harus ditapaki umat manusia sesuai dengan prinsip agama Buddha. Wah, keren!

Dalam pagoda ini juga dibangun patung Bodhisattva Avalokiteswara, patung Dewi Kwan Im pastinya, dan juga patung burung Hong dan Kilin.

Keren banget, deh B’timers. Di pagoda ini Anda bisa banyak belajar tentang kebudayaan China, umat Buddha, dan sejarah dari vihara ini sendiri. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE