Batu Payung, Keunikan Pantai Karang di Lombok | Breaktime
Batu Payung, Keunikan Pantai Karang di Lombok
08.03.2015

Lombok tak hanya terkenal dengan gili-gili di kawasan utara, tetapi juga pantai-pantai di kawasan selatan pulau ini. Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika sedang traveling ke Lombok adalah Pantai Batu Payung.
 
Pantai Batu Payung terletak di Kabupaten Lombok Tengah bagian selatan. Destinasi ini mulai terkenal sejak kemunculannya pada sebuah iklan rokok. Lokasi Pantai Batu Payung masih berada di area Pantai Tanjung Aan. Keunikan dari pantai ini tentu saja sebuah batu karang besar yang tegak berdiri menyerupai bentuk jamur atau payung, sehingga dinamakan Batu Payung.

Batu Payung, Keunikan Pantai Karang di Lombok

Keunikan lain dari pantai ini adalah tidak memiliki pasir putih maupun pasir hitam seperti pantai pada umumnya. Sepanjang mata memandang di sekitar Batu Payung hanya terdapat bebatuan dan karang dengan berbagai bentuk dan ukuran.
 
Karena letaknya yang berada di balik bukit, Pantai Batu Payung tak terlihat dari jalan raya maupun tepi Pantai Tanjung Aan. B’timers harus berjalan menyusuri tebing pantai selama satu jam atau menyewa perahu motor tradisional dari Tanjung Aan dengan waktu menyeberang kurang lebih 30 menit.

Batu Payung, Keunikan Pantai Karang di Lombok

Batu karang berbentuk payung yang berdiri kokoh di tepi pantai ini terbentuk dari proses abrasi dan gerusan air laut selama ratusan tahun. Ombak di kawasan pantai ini memang cukup besar dan bisa Anda rasakan saat menyeberang dari Pantai Tanjung Aan. Perairan pantai ini juga menjadi spot favorit para surfer lokal maupun mancanegara menaklukkan ombak Lombok selatan.
 
Besarnya ombak dan kondisi pantai yang dipenuhi batu-batuan karang membuat Anda tak bisa melakukan aktivitas bawah laut di sekitar pantai ini. Tapi B’timers bisa berfoto dan bersantai di sekitar area Batu Payung, bahkan sampai sunset tiba.

Batu Payung, Keunikan Pantai Karang di Lombok

Waktu terbaik menuju Pantai Batu Payung adalah pagi atau sore hari. Saat siang, ombak yang besar bisa mengakibatkan perahu sulit merapat ke area pantai di dekat Batu Payung. Periode terbaik adalah pada awal dan akhir musim kemarau, sekitar bulan April - Mei dan September hingga November.


How To Get There

Untuk menuju Pantai Batu Payung, terlebih dulu Anda harus ke Pantai Tanjung Aan. Dari ibu kota Mataram, jarak menuju Pantai Tanjung Aan ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Mayoritas pengunjung datang ke lokasi ini menggunakan sepeda motor dan mobil, milik pribadi maupun sewaan.

Dari Pantai Tanjung Aan, ada dua alternatif menuju Pantai Batu Payung, yaitu dengan naik perahu atau trekking. Tarif sewa perahu pulang-pergi sekitar 200 - 250 ribu dan ditempuh dalam waktu 30 menit penyeberangan. Jalur trekking tidak perlu mengeluarkan biaya, namun jarak tempuhnya lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

Share This Article