Banyuwangi Harumkan Nama Indonesia di Mata Dunia | Breaktime
Banyuwangi Harumkan Nama Indonesia di Mata Dunia
27.02.2016

Kabar gembira bagi industri pariwisata Indonesia seiring dengan diraihnya penghargaan bergengsi dalam ajang United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Awards for Excellence and Innovation in Tourism ke-12 di Madrid, pertengahan Januari 2016.

Indonesia diwakili Banyuwangi berhasil meraih predikat terbaik sebagai "The Winner of Re-Inventing Government in Tourism" dalam kategori UNWTO Awards for Innovation in Public Policy Governance atau Inovasi Kebijakan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan.

Banyuwangi sukses mempresentasikan tema besar strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan program yang diusung adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di bidang pariwisata.

Selama ini Banyuwangi memang dikenal sangat aktif melakukan promosi dan inovasi wisata melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sejumlah destinasi di Banyuwangi pun makin populer di kalangan wisatawan domesik maupun internasional, seperti Pantai Red Island, Teluk Ijo, G-Land Surfing, hingga Kawah Ijen.

Selain itu Banyuwangi juga rutin menggelar sejumlah event pariwisata dan budaya bertaraf internasional seperti Tour de Ijen, Festival Gandrung Sewi, Banyuwangi Batik Festival, dan Beach Jazz Festival.

Banyuwangi Harumkan Nama Indonesia di Mata Dunia | Breaktime
Kawah Ijen juga merupakan destinasi alam yang jadi unggulan pariwisata Banyuwangi

Indonesia yang diwakili Banyuwangi menjadi pemenang setelah bersaing ketat dengan tiga negara dalam kategori yang sama yaitu Kenya, Kolombia dan Puerto Rico.

Prestasi ini merupakan hal yang istimewa karena sejak pertama kali diadakan tahun 2003, Indonesia belum pernah keluar sebagai juara. Tahun ini Indonesia menempatkan wakil di tiga kategori. Dua kategori menjadi runner up, sementara satu kategori menjadi juara.

Dua wakil Indonesia yang turut menjadi finalis pada kategori lainnya adalah maskapai Garuda Indonesia yang berhasil mendapatkan nominasi Innovation in Enterprises dengan program Bali Beach Clean Up, serta Yayasan Karang Lestari melalui program Coral Reef Reborn dalam kategori Innovation in Non-Governmental Organizations.

Ajang internasional ini merupakan penghargaan inovasi di sektor pariwisata yang diselenggarakan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi sektor Pariwisata dunia, UNWTO. (ZA)

Share This Article