Balanting Paring Sensasi Arung Jeram Bambu | Breaktime
Balanting Paring: Sensasi Arung Jeram Dengan Bambu
21.02.2017

Kalimantan Selatan akhir-akhir ini sering menjadi perbincangan di kalangan wisatawan. Ini karena potensi wisata di Kalimantan Selatan rupanya mulai tercium oleh para turis. Khususnya untuk destinasi alam yang memang menjadi ciri khas Indonesia. Salah satu yang paling menarik di Kalimantan Selatan adalah Loksado.

Loksado adalah nama sebuah desa yang berjarak hanya satu jam perjalanan dari Kandangan dengan menggunakan jalur darat. Namun, jika Anda berasal dari luar pulau dan menggunakan jalur udara. Anda harus turun di Bandara Syamsudin Noor, Banjar Baru, Kalimantan Selatang. Kemudian harus menempuh waktu sekitar empat jam untuk sampai di Desa Loksado.

Apa sih yang menarik di Desa Loksado ini? Jangan salah B’timers, di Loksado ada satu hal unik dan menarik yang harus dicoba saat Anda berkunjung ke sana. Namanya Loksado Bamboo Rafting atau dalam bahasa Banjar disebut dengan Balanting Paring. 

Balanting Paring Sensasi Arung Jeram Bambu | Breaktime
Serunya melawan arus dengan Balanting Paring (Photo by Google)

Balanting Paring adalah wisata air yang menarik banget untuk dicoba saat Anda liburan ke Loksado. Balanting Paring ini ternyata ada sejarahnya, lho, B’timers. Balanting Paring ini adalah wisata air mengarungi sungai dengan menggunakan rakit yang terbuat dari susunan bambu.

Sebelumnya, rakit bambu ini digunakan oleh masyarakat Loksado untuk alat distribusi hasil bumi ke kota-kota terdekat, salah satunya adalah kota Kandangan. Sampai akhirnya banyak wisatawan yang datang untuk merasakan sensasi mengarungi sungai dengan menggunakan rakit bambu. Padahal dulunya tidak banyak wisatawan yang datang, karena fasilitas yang ada di Loksado tidak lengkap. Namun sekarang Anda bisa menemukan hotel, resort, dan restoran.

Nah, balanting paring ini dilakukan oleh para petani bambu. Mereka menjadi joki dan membuat sebuah organisasi resmi yaitu Persatuan Joki Lanting. Untuk mencoba sensasi bambu rafting ini, Anda bisa memilih tiga rute yang disediakan, yaitu rute pendek, sedang, dan borongan.

Untuk rute pendek, jalurnya adalah Loksado – Tahuni. Rute pendek ini memiliki waktu tempuh menyusuri sungai sekitar 2,5 jam. Untuk rute sedang, jalurnya adalah Loksado – Muara Hatip dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.

Balanting Paring Sensasi Arung Jeram Bambu | Breaktime
Festival Lanting pada bulan Desember (Photo by Google)

Nah, sedangkan rute borongan adalah rute terpanjang untuk bambu rafting ini. Jalurnya mulai dari Loksado sampai dengan Kandangan. Untuk waktu tempuhnya jangan ditanya lagi deh, B’timers. Rute borongan ini akan menempuh waktu sekitar dua hari dua malam. Rute ini pun tidak setiap hari ada, tetapi hanya satu tahun dalam sekali, yaitu pada bulan Desember. Di bulan Desember, debit air di sungai Amandit meningkat drastis.

Selain itu, pada bulan Desember juga merupakan hari ulang tahun Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jadi, pemerintah kabupaten mengadakan sebuah acara yang dikenal dengan Festival Lanting. Dalam festival ini setidaknya 50 lanting hias akan berlayar dari Loksado menuju Kandangan. Lanting-lanting tersebut akan mengarak pengantin balanting dan juga diiringi dengan musik tradisional.

Sensasi bambu rafting ini tidak hanya menikmati air sungai yang segar dan arusnya yang menantang, tetapi juga pemandangan di sekitar sungai dan di sepanjang sungai saat Anda menyusuri keren banget, B’timers. Nggak bakal nyesel, deh. Jadi, untuk next holiday, Anda bisa rencanakan traveling ke Loksado. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE